Trending | News | Daerah | Covid-19

Nasional

Penggiat Literasi Maman Suherman : “Baca Buku Itu, Cegah Korupsi”

Foto Beb - Maman Suherman sebarkan virus literasi
Dibaca : 373

Jakarta, Prokabar – Menulis dan membaca menjadi bagian kehidupan bagi Maman Suherman. Bahkan pria berkepala plontos ini mendedikasikan dirinya untuk dunia literasi Indonesia.

Bagi Maman yang juga merupakan Pembina Persatuan Seniman Komedi Indonesia (Paski), mengabadikan diri dalam dunia literasi bentuk untuk merawat kebhinekaan di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Paska Pemilu 2019, kebhinekaan seharusnya dijaga dalam hidup bermasyarakat. “Jangan ada perpecahan lagi. Saya sebagai penggerak literasi, bagaimana menjadi bagian perekat bangsa ini. Bangsa ini butuh dipererat bukan diperetak,” ujar Maman Suherman ketika ditemui Prokabar.com di Perpustakaan Nasional belum lama ini.

Menurut Maman, meningkatkan literasi di Indonesia mempunyai dampak yang signifikan bagi kehidupan bermasyarakat. Bahwa Negara dengan tingkat literasi tinggi berimbas kepada kebahagian dan berkurangnya korupsi.

“Indonesia berada pada peringkat 60 dari 61 dari minat baca. Tapi kemudian Indonesia menjadi Negara paling cerewet di Twitter karena negara kelima dengan jumlah telefon genggam terbanyak,” sebut Maman.

Instagram : Maman Suherman, penggiat literasi

“Kita harus meningkatkan literasi karena, lima Negara dengan minat baca yang tinggi, menjadi Negara paling bahagia dan Negara dengan tingkat korupsi yang kecil,” ujar Maman menambahkan.

Apa yang dimaksud gemar membaca buku cegah tindakan korupsi. Maman menjelaskan dengan singkat dan penuh arti.

“Orang yang sering baca buku itu pasti bahagia. Semua masalah akan terpecahkan bila dibantu perasaan senang. Buku juga memberikan kecerdasan, karena orang cerdas tidak aka mengambil hak orang lain (korupsi),” jelas Maman. (beb)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top