Pengalaman Pahit Masa Kecil di Balik Program PKH Presiden Jokowi

Penulis -

Rabu, 13 Februari 2019 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Hampir 5 tahun memimpin, Presiden Jokowi sudah merealisasikan sejumlah kebijakan. Salah satunya adalah Program Keluarga Harapan (PKH).

Program tersebut merupakan salah satu cara pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan dan menopang pendidikan anak-anak dari keluarga tidak mampu.

Namun apa yang melatari Jokowi sebagai pemimpin negara merealisasikan program tersebut?

Ternyata, jauh sebelum jadi seorang Presiden, Jokowi punya kisah yang menyedihkan di masa kecilnya. Kisah itu pula yang menginspirasinya untuk membuat program tersebut.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengaku bahwa semasa kecilnya, rumah yang ia tempati bersama orang tuanya pernah digusur. Rumah tersebut berada di pinggiran sungai yang ia tempati bersama saudaranya.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Menurutnya, kejadian yang menimpanya di tahun 70-an itu sangat memilukan, “Di sini ada yang pernah ngerasain digusur? Belum? Moga-moga ini jangan ada yang pernah digusur. Sedih gitu kalau ingat saya, sedih,” katanya saat menghadiri penyerahan Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) di Depok, Selasa (12/2) kemarin.

Dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet, ia menyebut, dari kisah-kisah pilu itu lah dia saat ini bisa menjadi orang nomor satu di tanah air.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Melalui Program Keluarga Harapan (PKH) ini pula, ia mengimbau agar setiap orang tua tidak perlu takut lagi tidak bisa memberikan pendidikan yang layak bagi anak-anaknya.

“Jangan ada yang takut untuk bermimpi anaknya bisa jadi menteri, anaknya bisa jadi presiden, bisa insyaallah. Boleh bercita-cita, kenapa tidak?,” sebut dia.

Diketahui, PKH (Program Keluarga Harapan) & BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) adalah dalam rangka memberikan pertama urusan pendidikan anak.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Ia meminta agar masyarakat tidak menggunakan anggaran tersebut untuk keperluan yang tidak penting.

“Hati-hati, hati-hati. Anggaran ini sudah sejak awal memang diperuntukkan untuk kepentingan-kepentingan yang berkaitan dengan pendidikan, yang kedua gizi anak,” terangnya.

Untuk penganggarannya-pun, sebut dia, nilai bantuan PKH dan BPNT juga meningkat hampir dua kali lipat. Tahun lalu, pemerintah menyalurkan Rp19 triliun sedangkan tahun ini Rp34 triliun.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB