Jakarta, Prokabar – Otsuka Ecovillage, sebuah program yang diluncurkan PT Amerta Indah Otsuka mengajak masyarakat untuk peduli lingkungan.
Bertempat di Cicurug, Sukabumi, Otsuka Ecovillage mulai diresmikan oleh Roy Sparringa selaku Presiden Komisaris PT Amerta Indah Otsuka, Ading sebagai Camat Cicurug, H Tana Indra Permana selaku Kepala Dinas LH Kabupaten Sukabumi, dan Nadine Alexandra, pemerhati lingkungan yang sekaligus merupakan Puteri Indonesia 2010.
Diawali dengan edukasi terhadap masyarakat seperti solusi biopori untuk mengelola sampah organik yang nantinya akan menjadi kompos dan dapat dimanfaatkan untuk pupuk tanaman.
Gerakan seribu lubang Biopori dicanangkan pada awal program dengan komitmen setiap satu lubang biopori akan diberikan satu tanaman produktif.

“Otsuka menyadari bahwa masih banyak yang bisa dilakukan untuk keberlangsungan lingkungan hidup. Otsuka ingin menjadi bagian dari solusi dengan meluncurkan Otsuka Ecovillage yang bukan hanya menfasilitasi pengelolaan sampah, tapi dapat menjadi pusat edukasi untuk masyarakat sekitar,” jelas Roy Sparringa, Presiden Komisaris PT Amerta Indah Otsuka.
Nadine Alexandra, Pemerhati lingkungan yang juga Puteri Indonesia 2010, turut menyatakan dukungannya terhadap program Otsuka Ecovillage ini.
“Isu sampah sudah menjadi isu yang memprihatikan sejak lama, ini sebabnya saya aktif menyuarakan bagaimana kita bisa membantu menanggulangi isu ini jika kita mau merubah kebiasaan buang sampah dengan baik dan benar,” ujar Nadine
“Saya sangat mengapresiasi usaha-usaha perusahaan besar seperti Otsuka ini dalam menfasilitasi dan mengedukasi masyarakat untuk memiliki kebiasaan baik dalam pengelolaan sampah. Bank sampah merupakan Langkah yang sangat tepat, namun tetap harus diikuti dengan pembinaan,” tambahnya lagi.
Di Otsuka Ecovillage sampah organik akan dikelola dengan teknik lubang biopori sehingga menjadi kompos yang dipakai untuk tanah sekitar.
Otsuka telah melakukan sesi pelatihan biopori untuk masyarakat sejak tahun lalu. Untuk sampah non-organik akan dilakukan pemilahan sampah berdasarkan kategori di bank sampah Otsuka Ecovillage agar kemudian dapat didaur ulang.
“Otsuka Ecovillage ini diharapkan dapat sepenuhnya bermanfaat dan menjadi inspirasi serta semangat baru bagi masyarakat sekitar untuk menunjukkan kepedulian terhadap alam sekitar dengan berkontribusi dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan, demi bumi yang lebih baik,” pungkas Roy Sparringa. (beb)
















