Nasional

Peduli Korban Gempa di Pulau Sumbawa, MBCI dan Niqab Squad Bersatu Galang Bantuan

Foto Beb - Keluarga MBCI dan Niqab Squad galang baksos untuk korban gempa di Pulau Sumbawa

Jakarta, Prokabar – Penderitaan korban gempa di Lombok dan Pulau Sumbawa belumlah pulih. Gempa bermagnitudo 5,6 kembali mengguncang Pulau Sumbawa, Minggu (26/8) dini hari lalu. Bencana alam yang tak berkesudahan ini membuka mata hati kita untuk membantu para korban yang terkena musibah.

Banyak bantuan yang mengalir bagi korban dari saudara-saudara kita se Indonesia. Salah satunya berasal dari Motor Besar Club Indonesia (MBCI) dan Niqab Squad yang digagas Indadari. “Ternyata bukan hanya Lombok saja, ada desa di Pulau Sumbawa belum ada bantuan sama sekali. Bahkan belum ada dapur umum,” aku Indadari membuka perbincangan dengan Prokabar.com, Senin (27/8).

Foto Beb – Bersatu galang bantuan dari MBCI dan Niqab Squad

Wanita bercadar ini merasa bersalah karena terlalu fokus membantu korban di Lombok, sedangkan ada satu desa yang belum tersentuh bantuan. “Saya bersama teman-teman di Niqab Squad dan Tausiyahku menggalang dana untuk membantu korban gempa di Sumbawa,” ungkap Indadari.

Di tengah proses pengumpulan dana, Indadari dihubungi seseorang yang mengaku sebagai club motor besar di Jakarta. “Masya Allah saya dihubungi lewat Instagram dari putri sekjen MBCI. Dia menawarkan bantuan untuk disalurkan ke korban gempa di Sumbawa,” ucap syukur Indadari sambil mengenalkan sosok pria gagah bernama Iriani Ibrahim.

Foto Beb – Bang Rian bersama Dea Mirela mewakili Niqab Squad

Indadari mengaku apa yang menjadi keinginannya membantu korban gempa begitu dimudahkan. Apalagi barang bantuan dari MBCI sangat diperlukan bagi korban. “Ada beras dua ton, tiga ratus kotak mie instant, pembalut wanita, susu, makanan bayi dan selimut dalam truk ini. Semua sudah rapi dan siap berangkat,” sebut pria yang akrab disapa Bang Rian ini.

Menjabat sebagai Sekjen MBCI, Bang Rian menyebut baksos dari clubnya ini sesuai dengan AD/ART. “Membantu orang yang kesusahan apalagi terkena musibah bencana alam jadi prioritas kami di MBCI. Kami harus hadir membantu dan peduli pada korban. Jadi kami bukanlah club motor yang bisanya jalan-jalan saja,” bangganya.

Sejak berdiri 24 tahun lalu, MBCI mulai rutin melakukan baksos selama 16 tahun lamanya. Jumlah anggota sebanyak 6400 orang di seluruh Indonesia membuat MBCI memiliki solidaritas yang tinggi. “Ribuan anggota di seluruh Indonesia, Amerika, Eropa, Brunei Darussalam, Singapura dan Malaysia. Semua bersatu untuk membantu korban bencana alam,” beber Bang Rian.

Foto Beb – Sekjen MBCI, Iriani Ibrahim

Saat terkumpul bantuan untuk korban bencana, Bang Rian mengaku kebingungan karena jalur penyaluran yang ada sudah penuh. “Kita kumpulkan semuanya itu dalam waktu dua minggu. Lalu ketika hendak kirim ke Basarnas di Halim Perdanakusuma ternyata sudah over load. Begitu juga dengan Pos Indonesia sudah tak menampung lagi,” tuturnya.

Gayung bersambut, putrinya Bang Rian menghubungi Indadari dan mereka pun akhirnya bertemu. “Alhamdullilah kita dipertemukan dan pengiriman pun disepakati lewat jalur darat. Diperlukan empat hari tiba di lokasi. Kami juga akan ke sana, rencananya besok. Semoga apa yang kita berikan bisa bermanfaat,” harap Bang Rian yang rencananya akan mengunjungi anggota MBCI yang terkena musibah. (beb)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top