Padang, Prokabar – Pada Kamis (4/7) terjadi gangguan sistem kelistrikan di sebagian wilayah Sumatera Barat. Hal itu disebabkan adanya pohon atau tanaman keras milik masyarakat yang mendekati saluran transmisi.
“Karena adanya pohon (tanaman keras) yang mendekati saluran transmisi 150 kV di Koman Kaciak Kandang Baru Kabupaten Sijunjung, maka terjadi gangguan sekitar pukul 14.05 Wib pada Kamis (4/7),” kata Manager Sub Bidang Komunikasi PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sumatera Barat, Remialis, Jumat (7/7).
Akibat gangguan listrik tersebut menyebabkan pemadaman sebesar 60 MW dari beban total wilayah Sumatera Barat 590 MW.
Oleh karena itu, untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya pemadaman listrik akibat gangguan serupa, PLN mohon dukungan dari masyarakat agar dapat mengizinkan atau merelakan pohonnya untuk dilakukan pemangkasan atau penebangan.
Pihak (PLN Sumbar meminta maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan akibat terjadinya pemadaman yang disebabkan oleh tegangan hilang di jaringan transmisi tersebut.
“Atas ketidaknyamanan itu, kami tentunya minta maaf kepada pelanggan. Kami juga minta kepada masyarakat untuk merelakan pohon yang mendekati jaringan transmisi listrik untuk direlakan agar dipotong atau ditebang, sehingga pasokan listrik tidak lagi terganggu,” pungkasnya.(mbb)
















