Pasokan LPG Aman Selama Idul Adha

Penulis -

Selasa, 21 Agustus 2018 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LPG 3KG UNTUK UMKM

LPG 3KG UNTUK UMKM

Jakarta, Prokabar — PT Pertamina (Persero) memastikan ketersediaan Liquified Petroleum Gas (LPG) baik Subsidi maupun Non Subsidi untuk masyarakat jelang perayaan Idul Adha 2018 tetap mencukupi di seluruh wilayah dan tersedia dalam jumlah yang memadai.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito mengatakan, berdasarkan data realisasi LPG PSO & Non PSO, rata-rata harian peningkatan konsumsi tidak signifikan. Sejak Januari – Mei 2018 konsumsi dikisaran 23,462 Metrik Ton per hari. Saat momentum Ramadhan dan Idul Fitri meningkat sekitar 5 persen, dan kembali normal pada Juli 2018.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Konsumsi naik, tapi tidak signifikan. Untuk Agustus realisasi harian jumlahnya masih di kisaran 23 ribu MT per hari. Adapun ketahanan stok aman yakni rata-rata 18 hari,” kata Adiatma dalam keterangannya yang diterima, Selasa (21/8).

Menurut Adiatma, konsumsi LPG PSO dan Non PSO jelang Idul Adha tahun ini, tidak setinggi saat Idul Fitri karena hari besar tersebut jatuh pada hari Rabu, tidak bersamaan dengan cuti bersama ataupun libur panjang, sehingga apabila terjadi kenaikan konsumsi masih relatif kecil.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Adiatma menambahkan untuk memudahkan mendapatkan LPG, masyarakat bisa mendapatkan di Agen Pertamina dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah setempat. Masyarakat juga bisa mendapatkan LPG di SPBU serta minimarket yang menjadi jalur distribusi LPG Non Subsidi.

Pertamina juga bekerjasama dengan Pemda melalui pasar murah yang dilaksanakan di beberapa daerah seperti Jawa Timur dan Bali.

Sementara itu, pihaknya memberi perhatian khusus kepada daerah Lombok Nusa Tenggara Barat, pasca gempa yakni memastikan kelancaran distribusi BBM dan LPG kepada masyarakat dan pengungsi di Lombok. Adapun pada kondisi harian normal, rata rata konsumsi LPG 3 KG mencapai 260 MT dan telah dilakukan penambahan secara fakultatif sebesar 551 MT sejak 17 Agustus hingga 22 Agustus mendatang.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Demikian juga dengan pasokan Bright Gas juga dilakukan penambahan baik untuk penjualan sekaligus untuk pasokan ke dapur umum posko pengungsian,” pungkasnya. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB