Wisata

Panorama Tabek Patah di Sini Angin Menari-nari

Tanah Datar, Prokabar — Daun-daun cemara ditiup angin lintang. Mendesau. Sebuah kopel di puncak tempat siapa saja bisa memandang ke lereng dan lembah. Aduhai! Itulah Panorama Tabek Patah.

Panorama tua ini terletak di Nagari Tabek Patah, ibu kecamatan Salimpaung, Tanah Datar, Sumbar. Jauh di bawah arah ke timur terlihat hutan rakyat, sawah dan Nagari Tanjung Alam dan Barulak.

Panorama di ruas jalan Batusangkat-Baso/ Piladang itu, kini bersolek. Sebelumnya, panorama ini sempat mati suri dan ditinggalkan wisatawan karena tak lagi terawat. Kini, panorama terus berbenah, dan pengunjungpun mulai kembali berdatangan guna menikmati keindahan alam Luhak Nan Tuo.
Untuk bisa sampai ke Panorama Tabek Patah ini, hanya berjarak sekitar 20 kilometer atau 30 menit perjalanan dari pusat kabupaten yaitunya, Batusangkar, kota kecil nan nyaman.

Panorama tabek patah.

Untuk bisa menikmati keindahan panorama ini, Anda hanya akan dikenakan karcis masuk Rp5.000 untuk wisatawan domestik dan Rp7.000 untuk wisatawan mancangera. Di lokasi wisata ini, Anda akan mendapatkan kenyamanan engan nuansa alamnya yang masih asri dan alami khas Minangkabau. Di sinilah angin bernyanyi senandung alam nan tiada duanya.
Udaranya yang sejuk, secara otomatis membuat anda betah untuk berlama lama di tempat ini.

Dari sini Anda bakal melihat bentangan alam berupa hamparan sawah, gugusan Bukit Barisan dan Gunung Marapi yang terletak di barat panorama. Tak hanya itu, anda juga dapat melihat Kota Payakumbuh dan Kabupaten 50 Kota dari atas objek wisata ini. Kerenkan!

Guna memanjakan pengunjung, Saat ini, pengelola juga telah menyediakan beberapa insfrastruktur pendukung. Sebut saja, pendopo, spot selfie hingga rumah pohon yang dapat dinikmati secara gratis oleh setiap wisatawan.

Meski demikian, objek wisata ini masih membutuhkan sentuhan tangan tangan kreatif. Terlebih, saat ini persaingan pengelolaan pariwisata di Sumatra Barat kian bersaing ketat. Tak jarang, pengunjung sebuah destinasi wisata kerap mengeluhkan minimnya insfrastruktur, sarana dan prasarana dari sebuah objek wisata tersebut.

“Panorama Tabek Patah sangat indah, namun masih terdapat beberapa kekurangan, seperti tidak adanya wahana permainan, baik bagi anak-anak mapun orang dewasa.

Panorama tabek patah.

Hendaknya, kekurangan tersebut dilengkapi agar wisatawan tak bosan datang ketempat ini,” ujar Fany salah seorang wisatawan asal Kota Batiah Payakumbuh. (eym)

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik

To Top