Lebaran, momen tahunan untuk berkumpul dan bersilaturahmi dengan keluarga. Lebaran adalah puncak dari kemenangan, puncak melepas rindu, dan puncak dari kebahagiaan. Bagi kita sebagai makhluk sosial, tidak ada yang lebih indah dari berinteraksi. Kami, prokabar.com, menyadari bahwa lebaran adalah momentum dimana interaksi adalah yang paling hebat. Saling menyapa, bersalaman, berpelukan, dan berbagi adalah interaksi yang hebat itu. Berlandaskan itu, prokabar.com merancang platform interaksi di website kami. Melalui halaman "mudik yok" warganet disuguhkan beragam informasi yang bermanfaat. Ada info lalu lintas, info cuaca, cctv dan berita seputar mudik, termasuk destinasi wisata di Sumatera Barat. Tidak hanya itu, prokabar.com juga menyediakan fasilitas "message" di sudut kiri bawah halaman web. Dengan fasilitas ini pengunjung bisa berbagi foto teks dan video. Lalu tim kami akan menayangkan informasi yang anda bagikan. Yang lebih heboh lagi, sepanjang libur lebaran, prokabar membuat lomba artikel dengan tema umum lebaran di Sumatera Barat. Hadiah totalnya Rp. 10 juta. Lomba ini terbuka untuk umum, termasuk perantau yang sedang pulang kampung. Prokabar mengajak warganet untuk berbagi informasi di prokabar.com. informasi anda akan sangat bermanfaat bagi orang lain. Selamat Lebaran, sempurnakan pulang kampung anda bersama prokabar.com Salam Tim redaksi
Wisata

Panorama Tabek Patah di Sini Angin Menari-nari


Tanah Datar, Prokabar — Daun-daun cemara ditiup angin lintang. Mendesau. Sebuah kopel di puncak tempat siapa saja bisa memandang ke lereng dan lembah. Aduhai! Itulah Panorama Tabek Patah.

Panorama tua ini terletak di Nagari Tabek Patah, ibu kecamatan Salimpaung, Tanah Datar, Sumbar. Jauh di bawah arah ke timur terlihat hutan rakyat, sawah dan Nagari Tanjung Alam dan Barulak.

Panorama di ruas jalan Batusangkat-Baso/ Piladang itu, kini bersolek. Sebelumnya, panorama ini sempat mati suri dan ditinggalkan wisatawan karena tak lagi terawat. Kini, panorama terus berbenah, dan pengunjungpun mulai kembali berdatangan guna menikmati keindahan alam Luhak Nan Tuo.
Untuk bisa sampai ke Panorama Tabek Patah ini, hanya berjarak sekitar 20 kilometer atau 30 menit perjalanan dari pusat kabupaten yaitunya, Batusangkar, kota kecil nan nyaman.

Panorama tabek patah.

Untuk bisa menikmati keindahan panorama ini, Anda hanya akan dikenakan karcis masuk Rp5.000 untuk wisatawan domestik dan Rp7.000 untuk wisatawan mancangera. Di lokasi wisata ini, Anda akan mendapatkan kenyamanan engan nuansa alamnya yang masih asri dan alami khas Minangkabau. Di sinilah angin bernyanyi senandung alam nan tiada duanya.
Udaranya yang sejuk, secara otomatis membuat anda betah untuk berlama lama di tempat ini.

Dari sini Anda bakal melihat bentangan alam berupa hamparan sawah, gugusan Bukit Barisan dan Gunung Marapi yang terletak di barat panorama. Tak hanya itu, anda juga dapat melihat Kota Payakumbuh dan Kabupaten 50 Kota dari atas objek wisata ini. Kerenkan!

Guna memanjakan pengunjung, Saat ini, pengelola juga telah menyediakan beberapa insfrastruktur pendukung. Sebut saja, pendopo, spot selfie hingga rumah pohon yang dapat dinikmati secara gratis oleh setiap wisatawan.

Meski demikian, objek wisata ini masih membutuhkan sentuhan tangan tangan kreatif. Terlebih, saat ini persaingan pengelolaan pariwisata di Sumatra Barat kian bersaing ketat. Tak jarang, pengunjung sebuah destinasi wisata kerap mengeluhkan minimnya insfrastruktur, sarana dan prasarana dari sebuah objek wisata tersebut.

“Panorama Tabek Patah sangat indah, namun masih terdapat beberapa kekurangan, seperti tidak adanya wahana permainan, baik bagi anak-anak mapun orang dewasa.

Panorama tabek patah.

Hendaknya, kekurangan tersebut dilengkapi agar wisatawan tak bosan datang ketempat ini,” ujar Fany salah seorang wisatawan asal Kota Batiah Payakumbuh. (eym)

Berani Komen Itu Baik

To Top