Trending | News | Daerah | Covid-19

Nasional

Napi Koruptor Dilarang Jadi Caleg, Diapresiasi Pengamat Politik

Dibaca : 213

Kupang, Prokabar – Keputusan Komisi Pemilihan Umum yang melarang mantan nara pidana koruptor jadi calon anggota legislatif diapreasiasi Ahmad Atang, pengamat politik Universitas Muhamadiyah Kupang.

“Mencermati keputusan KPU yang melarang mantan napi koruptor jadi caleg mestinya perlu diberikan apresiasi karena akan memberikan perbaikan terhadap citra lembaga parlemen kita,” kata Ahmad Atang.

semua pihak perlu mendukung dan memberikan apresiasi karena akan memberikan perbaikan citra lembaga parlemen. Bukan rahasia lagi bahwa salah satu lnstitusi terkorup adalah DPR, sehingga peluang untuk melakukan korupsi sangat terbuka.

Jika DPR diisi oleh mantan napi bukan tidak mungkin perilaku korupsi akan muncul kembali karena mereka berada dalam lingkungan yang tidak steril.

“Maka bagi saya, keputusan KPU sejalan dengan semangat bangsa ini yang sedang giat-giatnya memberantas korupsi,” katanya.

Dengan demikian, bagi yang menyetujui napi korupsi menjadi caleg perlu dicurigai komitmennya dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan berwibawa, katanya. (*/cvs)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top