Napi Koruptor Dilarang Jadi Caleg, Diapresiasi Pengamat Politik

Penulis -

Sabtu, 2 Juni 2018 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Prokabar – Keputusan Komisi Pemilihan Umum yang melarang mantan nara pidana koruptor jadi calon anggota legislatif diapreasiasi Ahmad Atang, pengamat politik Universitas Muhamadiyah Kupang.

“Mencermati keputusan KPU yang melarang mantan napi koruptor jadi caleg mestinya perlu diberikan apresiasi karena akan memberikan perbaikan terhadap citra lembaga parlemen kita,” kata Ahmad Atang.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

semua pihak perlu mendukung dan memberikan apresiasi karena akan memberikan perbaikan citra lembaga parlemen. Bukan rahasia lagi bahwa salah satu lnstitusi terkorup adalah DPR, sehingga peluang untuk melakukan korupsi sangat terbuka.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Jika DPR diisi oleh mantan napi bukan tidak mungkin perilaku korupsi akan muncul kembali karena mereka berada dalam lingkungan yang tidak steril.

“Maka bagi saya, keputusan KPU sejalan dengan semangat bangsa ini yang sedang giat-giatnya memberantas korupsi,” katanya.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Dengan demikian, bagi yang menyetujui napi korupsi menjadi caleg perlu dicurigai komitmennya dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan berwibawa, katanya. (*/cvs)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB