Lifestyle

Mulai Ujung Aceh Sampai Papua, Maluku Voor Indonesia Ajak ‘Jalan Damai Bersama Maluku’ di Car Free Day

Foto Beb - (ki-ka) Harry 'Koko' Santoso (Deteksi Production), Andy Atis Manuhutu (ketua panitia), Marsyel Ririhena (Ketua umum) Bobby Riskotta (sekjen) dan Steven Risakotta (wakil ketua)

Jakarta, Prokabar — Pertama kalinya, Maluku Voor Indonesia mengajak semua elemen masyarakat mulai ujung Aceh sampai Papua yang tinggal di Jakarta untuk ikut ‘Jalan Damai Bersama Maluku’.

Acara ini akan diselenggarakan di Car Free Day (CFD), Minggu (13/10) mendatang. Berkumpul di samping Kedutaan Jepang di Jalan MH Thamrin, Jakarta, aksi jalan damai ini akan dimulai pukul 07.00 WIB.

Menurut Ketua Umum Maluku Voor Indonesia, Marsyel Ririhena, tujuan aksi jalan damai ini tadinya untuk mempererat persatuan bangsa. Namun ditengah persiapannya, Maluku diterjang bencana gempa. Sehingga Maluku Voor Indonesia menambahkan acara penggalangan dana bagi korban bencana.

“Acara ini awalnya kita buat sebagai bentuk atensi kita melihat kondisi negara kita yang terjadi perpecahan. Kita ingn menggaungkan perdamaian dari anak Maluku,” terang Marsyel ketika ditemui di Kantor Deteksi Production, Jum’at (11/10).

“Namun ditengah persiapannya, daerah kami terkena musibah gempa. Melihat kondisi inilah akhirnya kami gabungkan menjadi aksi jalan damai dan peduli korban bencana,” tambahnya.

Bersama pengurus Maluku Voor Indonesia, Steven Risakotta (Waketum), Bobby Risakotta (sekjen) dan Andy Atis Manuhutu (Kabid Humas sekaligus ketua panitia), Marsyel menjelaskan kegiatan ini terbuka untuk umum.

“Bukan hanya untuk anak Maluku yang tinggal di Jakarta saja, tapi acara ini untuk semua elemen masyarakat. Silahkan ikut ‘Jalan Damai Bersama Maluku’, diharapkan mengenakan pakaian atau simbol daerah masing-masing. Kita tunjukan perdamaian kita mulai dari ujung Aceh sampai Papua,” seru Marsyel.

Ditambahkan ketua panitia, acaranya nanti akan dihadiri lima padepokan silat, musisi asal Maluku dan masih banyak lagi elemen masyarakat yang ikut berpartisipasi. Bocorannya, Glenn Fredly dan Maya Rumantir turut hadir dalam acara nanti.

“Mulai dari Sarinah hingga ke Patung Kuda kita akan berjalan sambil bernyanyi lagu-lagi Maluku dan lagu Nasional. Sesampainya di sana disambut tarian Cakalele dan kembali berjalan menuju Istana Negara,” sebut Andy Atis.

Puncak acaranya akan ada tradisi Kain Gandong dimana nantinya diserahkan kepada pemerintah. “Tradisi Kain Gandong ini kita bentangkan sepanjang panjangnya sebagai simbol perdamaian dari kami. Tidak ada muatan politik, kami murni melakukan ini atas dasar peduli perdamaian dan korban bencana alam,” tambah Andy lagi.

Harapannya dari acara ‘Jalan Damai Bersama Maluku’, persatuan bangsa kembali terjalin. “Sambil berjalan, kita pererat rasa persatuan dan kembali bersama bergandeng tangan untuk Negeri tercinta Indonesia. Sekaligus membantu saudara-saudara kami di Maluku yang tertimpa musibah,” ucap Marsyel.

Deteksi Production yang dikenal sebagai penyelenggara event musik kenamaan turut mendukung acara ‘Jalan Damai Bersama Maluku’. “Sejumlah musisi yang ikut event I SEE Fest 2019 kemarin di GBK, rencananya akan ikut bersama menggalang dana dan siap menyuarakan perdamaian Indonesia,” ujar Harry ‘Koko’ Santoso, CEO Deteksi Porduction bersemangat. (beb)

Berani Komen Itu Baik
Tirto.ID
Loading...
To Top