Menuju Objek Wisata Baru, Pedestrian Batang Arau Dipercantik

Penulis -

Kamis, 29 Agustus 2019 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Kawasan Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang kedepan akan semakin “tacelak”. Pemerintah Pusat melalui Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Balai Prasarana Pemukiman Wilayah(BP2W) melanjutkan pembangunan pedestrian dengan anggaran lebih kurang Rp14 miliar tahun 2019 ini.

Dengan anggaran sebanyak itu akan mempercantik kawasan pinggir sungai lebih dari satu kilometer.

Proyek yang dikerjakan PT Fikri Bangun Persada jo PT Sulfi Sukses Abadi. Manajemen Konstruksi/Supervisi PT Taru Nusantara itu ditargetkan tuntas akhir Desember 2019.

Artul sebagai pelaksana dari PT. Fikri Bangun Perdana Jo mengaku, lanjutan pembangunan merupakan permintaan masyarakat Kelurahan Batang Arau, Seberang Palinggam, dan Seberang Padang yang ingin kampung mereka bagus setelah melihat hasil pembangunan sebelumnya (ke arah Gunung Padang).

“Masyarakat sangat ingin kampung mereka di bangun, apalagi kampung yang akan dipercantik akan menjadi objek wisata baru di kawasan Gunung Padang,” ujarnya, Kamis (29/8).

Sebelumnya Dinas Pariwisata Kota Padang Arfian menjelaskan, sungai Batang Arau berada dalam area pengembangan Taman Siti Nurbaya Gunung Padang, sebagai objek utama pengembangan pariwisata Kota Padang.

Lanjutan pedestrian kawasan wisata Batang Arau meliputi Kelurahan Batang Arau, Seberang Palinggam, dan Seberang Padang. Pengerjaan meliputi pembangunan pedestrian, mengembalikan fungsi riol untuk mengatasi banjir, dan membangun ruang terbuka hijau sebagai taman.

Arfian mengimbau, agar pedagang di Pantai Air Manis dan masyarakat di kawasan Batang Arau ikut menyukseskan program dari Kementrian PUPR tersebut. Diharapkan pedagang yang terhambat aktivitasnya karena proses pengerjaan, sementara waktu harus menerima jika dipindahkan ke lokasi sekitar.

Usai pembenahan selesai dikerjakan, diharapkan dua kawasan wisata tersebut semakin ramai dikunjungi wisatawan. Selain bertujuan meningkatkan angka kunjungan wisatawan, tetapi juga diharapkan dapat menggenjot perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat.
“Wisatawan pun akan merasa lebih nyaman apabila pembenahan tuntas,” tukas Arfian.

Sementara Camat Padang Selatan Fuji Astomi mengimbau masyarakat untuk mendukung dan memberikan akses kepada pekerja agar pengerjaan berjalan lancar dan sesuai target.

“Kami imbau warga di sekitar area pengerjaan pedestrian memberikan akses kepada pekerja. Serta, menjaga kebersihan kawasan dan tidak membuang sampah ke sungai,” pintanya. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wonderland Hadir di CitraRaya Jambi, Tambah Pilihan Wisata Keluarga
Daerah Istimewa Yogyakarta Jalani Program Beti Dewi Kemenparekraf/Baparekraf
Dorong Pelaku Parekraf Desa Wisata di Malang, Menparekraf Kemas Paket Wisata Menarik
‘Beti Dewi’ Program Kemenparekraf Tingkatkan Promosi Digital Desa Wisata Labuan Bajo
Tingkatkan Daya Saing, Dinas Pariwisata Padang Gelar Pelatihan Pengelolaan Usaha Homestay
40 Desa Wisata Sumbar Masuk Nominasi 500 Desa Terbaik di Indonesia
Dispar Padang Berikan Pelatihan Tata Kelola, Bisnis Dan Pemasaran Destinasi Pariwisata
Pelaku Usaha di Pantai Air Manis Ikuti Pelatihan Kebersihan Lingkungan, Sanitasi dan Pengelolaan Sampah

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 21:37 WIB

Wonderland Hadir di CitraRaya Jambi, Tambah Pilihan Wisata Keluarga

Senin, 2 September 2024 - 20:53 WIB

Daerah Istimewa Yogyakarta Jalani Program Beti Dewi Kemenparekraf/Baparekraf

Selasa, 30 Juli 2024 - 21:21 WIB

Dorong Pelaku Parekraf Desa Wisata di Malang, Menparekraf Kemas Paket Wisata Menarik

Jumat, 26 Juli 2024 - 09:54 WIB

‘Beti Dewi’ Program Kemenparekraf Tingkatkan Promosi Digital Desa Wisata Labuan Bajo

Selasa, 11 Juni 2024 - 19:16 WIB

Tingkatkan Daya Saing, Dinas Pariwisata Padang Gelar Pelatihan Pengelolaan Usaha Homestay

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB