Menteri KKP dan Menlu Bersihkan Sampah Plastik di Pantai Kuta

Penulis -

Senin, 29 Oktober 2018 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuta, Prokabar — Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastut bersama Menteri Luar Negeri Retno Marsudi membersihkan sampah di Pantai Kuta Badung Bali dalam rangka menyambut pelaksanraan even Our Ocean Conference (OOC) sekaligus meperingati hari sumpah pemuda, Minggu (28/10) kemarin.

Tidak hanya membersihkan laut kedua menteri tersebut melepas tukik di Pantai Kuta, Badung, Bali. Pelepasan anak penyu itu merupakan bagian dari pre-event Our Ocean Conference (OOC) yang akan berlangsung pada 29 dan 30 Oktober 2018.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Pelepasan tukik juga diikuti Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Rasmis Kristensen, dan Duta Besar Norwegia untuk Indonesia, Vegard Kaale. Komunitas Bank Sampah Sekolah Bali dan sejumlah pelajar turut hadir dalam acara ini.

Tidak hanya melepas tukik, Susi dan Retno ikut membersihkan sampah di Pantai Kuta. Keduanya tidak canggung membawa goni sembari memungut serpihan plastik di pasir.

“Ini walk the talk. Mungkin apa yang kami lakukan pagi ini kontribusinya kecil, tapi menginspirasi,” kata Retno di Pantai Kuta.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Kegiatan ini dianggap Retno sebagai bagian dari upaya mengingatkan masyarat soal pentingnya menjaga kebersihan pantai dan laut. “Laut bukan tong sampah besar,” ujarnya.

Rangkaian acara pada hari ini juga dilakukan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-90. Semangat persatuan dan kerja sama dari Sumpah Pemuda, kata Retno, akan dibawa dalam OOC 2018.

Sedangkan Susi menyebut, masalah yang ada di laut akan dibahas dalam OOC 2018. Termasuk masalah plastik di laut.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Kami mau protect laut dari sampah kita,” sebut Susi.

Susi juga menuturkan, saat ini, Indonesia menjadi negara penyumbang sampah plastik ke laut terbesar kedua setelah China. Jika tidak mengubah perilaku dalam penggunaan plastik, dalam belasan tahun, nelayan akan berkurang hasil tangkapannya.
“Nanti 2030, nelayan kita menangkap ikan tapi yang didapat plastik,” tutur Susi. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB