Mendes Sebut Pendamping Desa sebagai Pahlawan Stunting

Penulis -

Rabu, 13 November 2019 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta, Prokabar – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, membuka Workshop Evaluasi Nasional Inovasi Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) pada Program Inovasi Desa Tahun Anggaran 2019 bagi Tenaga Ahli P3MD Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota, Selasa (12/11), di Hotel Ciputra Grogol, Jakarta.

Acara ini dihadiri juga oleh Staff Khusus Presiden RI Prof. Erani Yustika, Asisten Deputi Perlindungan Sosial dan Penanggulangan Bencana Abdul Muis, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan dan Informasi Eko Sri Haryanto, Sekretaris Jenderal Kemendes PDTT Anwar Sanusi, Dirjen PPMD Taufik Madjid, Sekretaris Ditjen PPMD Rosyidah Rachmawati serta jajaran Direktur di Ditjen PPDM Kemendesa.

Workshop evaluasi ini dikuti oleh 800 lebih peserta, yang terdiri dari Kementerian dan Lembaga terkait, ASN lingkungan Ditjen PPMD, Kementerian Desa PDTT, Tenaga Ahli PSD Provinsi dan Kabupaten, TA MIS PID, dan TA PMD dan jajaran Konsultan Nasional Pusat.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Tujuan kegiatan ini untuk mengetahui dan mereview capaian program inovasi desa bidang pengembangan SDM Tahun Anggaran 2019, membangun kesepahaman untuk melakukan beberap strategi terkait monitoring dan program evaluasi desa, khususnya untuk perkembangan SDM di desa. Dan kesempatan ini juga menjadi ajang sosialisasi eHDW dan aplikasi online monitoring sistem perbendaharaan dan anggaran negara scorecards konvergensi desa.

Dalam sambutannya, Dirjen PPMD Taufik Madjid memberikan laporan pelaksanaan workshop evaluasi di hadapan Menteri Desa dan undangan lainnya. Kegiatan ini kata Taufik, berkorelasi dengan arahan Presiden Joko Widodo terkait dengan prioritas pengembangan SDM. Ditjen PPMD Kementerian Desa senantiasa mempersiapkan diri, bekerja menyukseskan pengembangan SDM sebagai salah satu prioritas kerja pemerintahan Jokowi di periode kedua.

Hingga November 2019, sebanyak 71.884 orang yang telah mengikuti pelatihan Kader Pembangunan Manusia (KPM). Dan total jumlah KPM yang telah mengikuti pelatihan konvergensi pencegahan stunting di desa kurang lebih 65.053 orang atau 90, 05 persen dari jumlah KPM yang sudah dibentuk.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

“KPM bertugas untuk menggerakkan kegiatan rembuk stunting, yakni melalui musyawarah desa dengan pemerintah desa dan BPD. KPM juga bertugas menggerakan Rumah Desa Sehat (RDS) sebagai ruang bagi warga untuk bergotong royong mendorong kegiatan promotif dan preventif untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di desa,”papar Taufik.

Ditjen PPMD juga bekerjasama dengan Bank Dunia dalam mengembangkan aplikasi e-HDW untuk memfasilitasi pencegahan stunting.

Dalam sambutannya membuka acara workshop, Mendes Abdul Halim mengucapkan rasa syukurnya bertemu dengan para pahlawan desa. Dimana program-program berhasil piramidanya tidak akan terlalu tajam. Artinya, semakin sedikit warga Indonesia yang miskin, sengsara, terkena stunting dan seterusnya, karena program dan kerja keras para TA dan pendamping desa.

“Saya bersyukur, hari ini bertemu dengan para pahlawan desa. Ketika kita berbuat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat untuk kejayaan NKRI, maka kita juga bisa disebut pahlawan,” kata Mendes Abdul Halim.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Pembangunan sumber daya manusia, sebut Mendes, telah menjadi prioritas pemerintah, termasuk di dalamnya kesehatan dan pendidikan. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur mesti mengarah pada peningkatan sumber daya manusia.

Misalnya penyebab stunting akibat sanitasi yang buruk, sehingga diperlukan infrastruktur air bersih untuk mengatasi stunting, penanganan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan.

“Angka stunting sudah menurun, dari sebelumnya 37 persen kini 30 persen. Ini tak lepas dari kerja-kerja tenaga pendamping desa. Pendamping merupakan salah satu elemen penting dalam penurunan angka stunting,”katanya.

Diingatkan Mendes, dalam melakukan tugas-tugas, melaksanakan amanat pengembangan SDM, harus dilakukan dengan ikhlas. Sehingga upaya mengurangi kemiskinan, upaya meningkatkan sumber daya manusia bagi generasi Indonesia kedepan, tidak kalah dengan negara-negara yang maju.

“Dan itulah investasi berharga yang kita buat hari ini untuk masa depan bangsa dan negara,” ujar Mendes Abdul Halim memberi semangat kepada peserta worskhop yang hadir. (rls).

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB