Trending | News | Daerah | Covid-19

Selebritis

Melihat Kehidupan ADHA (Anak Dengan HIV/AIDS) Yang Terlantar, Dimas Beck Menangis

Foto Beb - Dimas Beck menangis ketika menceritakan seorang ADHA di Yayasan Lentera
Dibaca : 288

Jakarta, Prokabar – Suara Dimas Beck tiba-tiba memberat. Emosinya tak terkendali ketika ia menceritakan bagaimana ia bertemu dengan seorang ADHA di Yayasan Lentera di area Taman Makam Pahlawan Surakarta.

“Dia (ADHA) sedang duduk melihat tembok polos tanpa cat dan memandang sinar matahari yang masuk ke celah jendela. Ia berada di ruang isolasi karena kondisinya yang tidak memungkinkan berada di lingkungan luar. Seperti menunggu ajal datang,” ucap Dimas sambil terisak.

Melihat dengan mata kepalanya sendiri, Dimas lantas membandingkan kehidupannya yang serba tersedia.

Foto Beb – Dimas menunjukan tata letak untuk Kampung Lentera yang akan segera dibangun

“Saya bandingkan dengan kehidupan saya yang lebih dari cukup. Nggak kepanasan, tidur nyenyak dan bisa menikmati apa saja. Tapi mereka harus berjuang melawan penyakit dan keadaan mereka tidak diinginkan keluarganya,” beber Dimas seraya mengusap air matanya.

Anak-anak terlantar yang berada di Yayasan Lentera ini adalah ADHA. Sejak kecil mereka dibuang oleh orangtua dan hidup sebatangkara.

Beruntung masih ada orang berhati mulia yang mau merawat mereka. Manusia berhati malaikat ini adalah seorang juru parkir bernama Puger.

Foto Beb – Dimas Beck mengajak penggemar dan masyarakat Indonesia memberikan donasi melalui Kitabisa.com

“Saya sangat berterima kasih pada Pak Puger karena dalam keterbatasan ekonominya bisa merawat anak-anak itu. Bahkan mereka berpindah tempat karena terusir oleh lingkungan dan keberadaan mereka tidak diinginkan,” seru Dimas.

Kondisi inilah yang membuat Dimas Beck bersama Kitabisa.com mengajak semua orang membantu meringankan beban Pak Puger. Sama-sama memberikan tempat yang lailyak bagi ADHA terlantar agar mendapat kehidupan yang layak dan pelayanan kesehatan yang baik.

“Saya ingin mengajak semua orang untuk sama-sama gotong royong menyisihkan rejeki untuk membantu mereka. Dengan cara berdonasi di Kitabisa.com, Kampung Lentera. Berapapun nilainya sangat berarti untuk mereka,” ajak Dimas. (beb)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top