Trending | News | Daerah | Covid-19

Artikel

Melawat ke Sumatera Barat, Negeri Samudera Hindia Nan Mempesona

Foto instagram @uwan_ireil
Dibaca : 454

Padang, Prokabar – Sumatera Barat, terletak di barat sebuah pulau bernama Sumatera. Pantainya merentang pada enam kabupaten/kota. Pantai itu menghadap ke laut luar, Samudera Hindia kumpulan air terbesar ketiga di dunia.

Di laut provinsi ini setidaknya ada 17 pulau yang indahnya tak terbeli.

Pantainya saja memiliki legenda paling hebat di Indonesia. Itulah Pantai Air Manis. Di sini foklore menyebut, ada kisah Malin Kundang, seorang pemuda yang dikutuk jadi batu oleh ibunya, tatkala ia pulang dari rantau. Ia datang dengan sebuah kapal miliknya. Ia juga membawa seorang isteri nan cantik.

Ketika turun, ia malu melihat ibunya yang merana. Pria itu bernama Malin. Malin tak mengakui perempuan tersebut adalah ibunya. Ia kemudian dikutuk, jadi batu. Yang diketahui awam sampai saat ini, hanya sinopsisnya itu saja, rangkaian panjang ceritanya sudah tak ada.

Yang ada tentulah pantai, yang pasirnya selembut rambut wanita. Yang ombaknya segagah pria-pria tropis. Agak ke tengah ada sebuah pulau kecil, yang kala pasang surut ombak akan bertempuk di karang yang menuju ke pulau itu.

Pantai ini dijaga bukit Gunung Padang dan Bukit Gado-Gado yang sebelah sisi menghadap ke kota, dulu jadi lokasi makam warga keturunan Tionghoa.

Pantai ini terpaut sekitar 10 Km dari pusat kota, Padang. Inilah kota yang dibangun oleh Belanda dan diteruskan oleh pemerintah setempat sampai sekarang.

Pulau Pisang

Di Indonesia ada pulau besar, kecil. Ada 17 ribu pulau yang kesemuanya adalah surga di Khatulistiwa. Salah satu pulau kecil, bernama pulau Pisang Gadang, adiknya bernama Pisang Ketek.

Pulau Pisang Gadang, tempat terbaik untuk menyendiri. Untuk menemukan kedamaian. Amat bagus bagi orang-orang kontinental, yang daerahnya daratan semua. Sekitar 30 menit berlayar maka sampailah.

Pulau ini melalui laut sudah menyeru bangsa-bangsa di dunia untuk datang melawat. Ke hilirnya ada kawasan Mandeh, Teluk berair tenang, kala dulu, tempat kapal-kapal Portugis dan Tiongkok berlabuh.

Selain pulau ini masih banyak pulau kecil lainnya, Pasumpahan, Sikuai, Cubadak, serta sederatan surga lainnya.

Anda bangsa -bangsa berkebudayaan tinggi, jika datang ke sini akan menemukan penduduk matriakhat. Masakannya paling enak di dunia: rendang. Ada lembah dengan dinding tegak lurus dalam kota dan dicetak dalam mata uang kertas nenara dengan ribuan suku bangsa itu.

Ibukotanya Padang, dengan hotel berbintang yang cukup. Keamanannya terjaga, pengunjung dijamin aman, nyaman dan leluasa.

Anda akan dibawa ke Bukittinggi, itu tadi, kota yang memeluk lembah bernama Ngarai Sianok. Kota yang dijaga dua gunung. Satu gunung Singgalang, nama paling populer di provinsi itu, dengan sebuah telaga di puncaknya bernama Telaga Dewi. Kedua Gunung Marapi, yang aktif, telah dikunjungi wisatawan Eropa sejak 200 tahun silam.

Bukittinggi adalah kota kecil, 25 Km2 berdiri di atas 17 bukit dan di bawahnya ada bunker disebut Lobang Jepang. Di sinilah kosentrasi pasukan Jepang terbesar di Indonesia saat Perang Dunia II.

Kota pejalan kaki ini memiliki banyak lokasi tangga dan di sinilah pertama kali dibangun jembatan penyeberangan di negara itu. Namanya Jembatan Gantung.

Di sini pula di jantung kota ada kebun binatang, tempat binatang tropis bisa dilihat. Di sini pula, ada Istana Negara, sebab Bukittinggi dulu adalah ibukota negara.

Selanjutnya ada obyek wisata lain di kota kecil agak ke utara, bernama Lembah Harau. Lembah dengan dinding batu tak ada di tempat lain. Kemudian ada bangunan spektakuler di rimba raya, bernama Jembatan Kelok Sembilan, terbaik di Indonesia. Terpanjang pula. Berkelok berliku-liku tinggi, menakjubkan.

Anda akan dibawa ke jantung Minangkabau. Suku bangsa orang Sumatera Barat. Inilah suku bangsa kecil tapi lebih dari separuh pendiri bangsa besar itu dari Minangkabau. Di jantung suku bangsa itu Anda menyaksikan panorama alam. Yang menakjubkan bukan itu tapi replika istana raja di Pagaruyung, sebuah desa amat tua.

Dari sana Anda akan dibawa ke sebuah danau bernama Singkarak. Inilah danau vulkanik purba terbesar dari 5 danau yang ada di sana. Danau lain adalah si kembar bak berbimbingan tangan, namanya Danau Kembar. Ke sana siapkan jaket sebab suhunya rendah dan keindahan seperti berumah di sini.

Danau lain, Maninjau lebih purba dari Singkarak. Abu vulkaniknya masih ada di dasar danau. Akan sangat elok ditatap dari ketinggian. Jangan lewat siang sebab akan disaput kabut yang kian lama kian menebal. Tataplah dari obyek wisata, Puncak Lawang.

Di Sumatera Barat banyak kota, penduduknya tipikal warga tropis. Di kota-kota itu ada perantau dari bangsa-bangsa lain, terutama Tiongkok yang datang dari zaman lampau, beratus-ratus tahun silam. (nrs)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top