Masih Yakin Mau Pecat Shin Tae-yong Demi Indra Sjafri? Inilah 3 Kerugian dan Kekonyolan yang Bakal Dialami PSSI

Penulis -

Selasa, 23 Juni 2020 - 21:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, bolabeten – PSSI dan Shin Tae-yong kini berada di jalur yang berbeda. Bahkan, sempat muncul ancaman dari Satgas Timnas bentukan PSSI bahwa Shin Tae-yong bakal dipecat jika tidak datang ke Indonesia sesuai jadwal.

Semua bermula dari wawancara Shin Tae-yong dengan media Korea Selatan. Arsitek berusia 49 tahun itu menyinggung perubahan sikap PSSI, membahas pengunduran diri Ratu Tisha Destria dari posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, dan menyinggung nama Indra Sjafri.

Sebelumnya, kedua kubu telah berseberangan mengenai lokasi pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19. Shin Tae-yong ingin digelar di Korea Selatan, sementara PSSI kekeuh melaksanakannya di Tanah Air.

Belakangan, Shin Tae-yong mulai melunak. Namun, PSSI terlanjur tersulut emosi. Ketua Satgas Timnas Indonesia, Syarif Bastaman, memberikan deadline kepada Shin Tae-yong. Jika ia tidak kembali ke Jakarta pada pekan ini, maka pemecatan menjadi ancamannya.

Jika Shin Tae-yong dipecat, akibat kekonyolannya itu PSSI akan rugi besar. Pria asal Korea Selatan itu merupakan nakhoda dua level Timnas Indonesia sekaligus, senior dan U-19. Lalu, kerugian apa lagi yang akan dirasakan oleh PSSI jika memutus paksa kontrak Shin Tae Yong demi seorang pria bernama Indra Sjafri?

1. Persiapan Berantakan
Persiapan Timnas Indonesia U-19 akan berantakan. Shin Tae-yong telah membuat formula untuk timnas tersebut sejak jauh-jauh hari. Januari lalu, timnas U-19 berlatih selama beberapa pekan di Chiang Mai, Thailand.

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Harusnya pada pertengahan tahun ini, Timnas Indonesia U-19 akan dikirimkan ke Jerman dan Spanyol untuk berlatih di sana. Namun, rencana tersebut kemungkinan dibatalkan karena pandemi virus corona.

Shin Tae-yong juga telah mengubah wajah Timnas Indonesia U-19. Aspek-aspek dasar seperti kondisi fisik, pemilihan makanan hingga aktivitas sehari-hari begitu diperhatikan olehnya.

Ingat, Timnas Indonesia U-19 akan bertanding lebih dulu di Piala AFC U-19 2020 pada Oktober mendatang sebelum terjun di Piala Dunia U-20 2021 pada Mei tahun depan. Jika Shin Tae-yong dipecat, apakah bisa pengganti dirinya nantinya mempersiapkan tim dalam kurun waktu yang cukup mepet, di masa virus corona pula?

2. Bayar Kompensasi Kontrak
PSSI baru mengeluarkan uang banyak untuk membayar kompensasi kontrak terhadap Simon McMenemy, mantan pelatih Timnas Indonesia. Kas PSSI akan terkuras lebih besar apabila harus kembali mencairkan dana pemutusan kerja sama dengan Shin Tae-yong.

Kabarnya, Shin Tae-yong menerima gaji sebesar 1 juta dollar alias Rp14 miliar. Untuk kontraknya selama empat tahun, PSSI harus membayar 4 juta dollar (Rp56 miliar). Baru juga setengah tahun, PSSI sudah ingin pisah dengan Shin Tae-yong. Entah berapa miliar yang harus dikucurkan PSSI nantinya apabila memutus kontrak sang pelatih.

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Jika PSSI beralasan kontrak Shin Tae-yong diputus karena yang bersangkutan indisipliner, PSSI masih belum selamat dari pembayaran kompensasi. Mantan pelatih Seongnam Ilhwa Chunma ini tetap bisa memperjuangkan hak-haknya dengan melaporkannya kepada FIFA.

“PSSI juga jangan reaktif sampai mengancam untuk memecat Shin Tae-yong. Semuanya sudah diatur dalam kontrak. Dan apapun hasilnya, PSSI dan Timnas Indonesia yang dirugikan. FIFA akan berpihak kepada pelatih sesuai kontrak,” kata Presiden Madura United, Achsanul Qosasi.

3. Reputasi PSSI Bisa Tercoreng
Reputasi PSSI bisa tercoreng di mata masyarakat Indonesia dan di publik internasional apabila bersikukuh untuk memecat Shin Tae-yong. Baru membuat geger dengan ancaman pemecatan dan membuka rahasia dapur Shin Tae-yong ke publik pun, PSSI telah dihujani dikritik oleh warganet.

Jangan kaget apabila nantinya Mochamad Iriawan, Ketua PSSI, menjadi sasaran amarah suporter. Risikonya, teriakan “Iwan Bule Out” berpeluang menggema di laga Timnas Indonesia.

“Shin Tae-yong sosok pelatih yang berada di komunitas internasional. Pendekatan PSSI seharusnya juga berkelas. Ketika menjadi rebut, yang diwaspadai bukan hanya sekadar teknis. Sorotan dunia pun akan mengarah ke Indonesia. Harusnya PSSI dan Indra Sjafri belajar menghargai reputasi seseorang, apalagi orang sekaliber Shin Tae Yong yang levelnya sudah disegani di tingkat internasional ,” kata pengamat sepak bola, Tommy Welly dalam diskusi dengan I’M GenZ Official di platform Zoom dan YouTube.

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Pernyataan Tommy itu merujuk pada pernyataan Indra yang diterbitkan dalam laman resmi PSSI. Indra menyebut Shin terlalu banyak bicara soal timnas serta menganggap tak percaya diri dengan target yang dibebankan federasi.

Tommy mengatakan permasalahan internal sebaiknya diselesaikan secara baik-baik bukan saling berperang argumen apalagi harus diterbitkan dalam laman resmi federasi. Polemik tersebut malah bisa menjadi bumerang bagi PSSI sendiri yang dianggap masih berpikiran mundur. Seharusnya gaya pemecahan masalah diselesaikan dengan pendekatan berkelas.

Mengingat Shin merupakan pelatih yang masuk dalam lingkaran sepak bola internasional, maka polemik inipun bisa menjadi perhatian dunia, terlebih Indonesia akan bertindak sebagai tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia U-20.

“Dengan sosok personal pelatih yang kelasnya di internasional, pendekatannya harus berkelas. Agar tidak menimbulkan polemik dan negara lain tak memandang sebegitu amatirnya terhadap Indonesia,” kata dia.(*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar
Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda
Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen
Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda
Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!
Prediksi Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja Malam Ini; Rizky Ridho Kapten, Profesor Haye akan jadi Jendral Lapangan Tengah
Malam Ini, Timnas Indonesia Vs Kamboja di Piala AFF 2026: Tidak Ada Cerita Imbang, Apalagi Kalah!
Ditargetkan Juara, Inilah 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:31 WIB

Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:33 WIB

Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:01 WIB

Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB