Mahyeldi Ajak Bupati dan Walikota se-Sumbar Pakai Semen Padang Untuk Semua Proyek

Penulis -

Selasa, 30 Agustus 2022 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah, mengajak seluruh walikota dan bupati se-Sumbar untuk bekerjasama dengan PT Semen Padang dalam hal penggunaan semen. Menurutnya, PT Semen Padang adalah kebangaan masyarakat Sumbar yang eksistensinya harus dijaga bersama.

“PT Semen Padang sudah banyak memberikan kontribusi kepada kabupaten dan kota di Sumbar. Ini tidak terbantahkan. Jadi, saya tawarkan MoU penggunaan semen, supaya bupati dan walikota di Sumbar menggunakan semen yang diproduksi dari PT Semen Padang untuk membangun daerahnya,” kata Mahyeldi di Padang.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Jika MoU dengan bupati dan walikota tentang penggunaan semen yang diproduksi PT Semen Padang dapat terwujud, maka manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh PT Semen Padang, tapi juga dirasakan oleh masyarakat Sumbar. Untuk itu, ia pun berharap semua walikota dan bupati dapat menindaklanjuti MoU tersebut.

“Kalau tidak ada aturan yang menghambat, saya harap MoU ini bisa ditindaklanjuti, karena ini akan memberikan efek buat kita semua. Diawal saya jadi gubernur, sudah saya sampaikan konsep tersebut. Bahkan ketika saya jadi Walikota Padang, juga saya implementasikan konsep penggunaan semen ini,” ujarnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Saya yakin jika MoU ini dilakukan, maka PT Semen Padang akan berkembang lagi, dan tentunya konrtribusi PT semen Padang untuk daerah melalui dana CSR nya juga akan semakin bertambah. Saya juga yakin, dukungan dan doa dari masyarakat Sumbar sangat besar sekali kepada kemajuan PT Semen Padang,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Operasi PT Semen Padang Indrieffouny Indra menyambut baik tawaran dari Gubernur Mahyeldi. Bahkan kata Indrieffouny, pihaknya berharap MoU tentang penggunaan semen dengan bupati dan walikota se-Sumbar itu dapat terwujud, sehingga seluruh proyek-proyek pemerintah di Sumbar menggunakan semen yang diproduksi oleh PT Semen Padang.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Kami sangat berharap sekali MoU ini bisa direalisasikan. Mudah-mudahan tidak ada aturan yang menghambat, kita siap untuk lakukan MoU bersama gubernur, bupati dan walikota se-Sumbar. Karena, ini sangat berpengaruh kepada kemajuan Semen Padang sendiri,” kata Indrieffouny. (*/eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027
Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB