Lukisan Jokowi Bersorban Putih Karya Goes Noeg Terpampang di Posko GSUI

Penulis -

Jumat, 5 Juni 2020 - 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Ada yang berbeda ketika Prokabar.com menyambangi posko Gerakan Seribu untuk Indonesia (GSUI) di Jalan Kerinci, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (4/6) lalu.

Tempat yang biasa dijadikan posko penanggulangan covid-19 ini disulap menjadi mini galeri lukisan. Sejumlah maha karya pelukis Agoes Noegroho terpampang rapi menarik perhatian awak media.

Hari itu agenda GSUI menghadirkan sang maestro lukis Goes Noeg (sapaan akrab Agoes Noegroho) dan musisi yang juga penyanyi senior, Ote Abadi. Melalui GSUI, keduanya memberikan karya untuk direalisasikan bagi penanganan covid-19.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Saya hanya punya karya yang bisa saya sumbangkan sebanyak dua buah lukisan. Saya berharap hasil yang didapatkan dari lukisan ini dapat membantu menanggulangi dampak dari pandemi ini,” jelas Goes Noeg.

Salah satu karya yang akan dihibahkan adalah lukisan Presiden Jokowi bersorban putih. Ketika ditanya mengapa Goes Noeg terfikir untuk melukis nomor satu di Indonesia ini, rupanya ada doa yang terselip dari hatinya.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

“Alasan kenapa saya melukis wajah Pak Jokowi dengan baju bersorban adalah itu merupakan doa seorang pelukis yang berharap beliau menjadi orang yang jujur,” tuturnya.

Selain Goes Noeg, musisi dan penyanyi senior Ote Abadi juga mengenalkan karya lagu berjudul ‘Kita Putra Putri Bangsa Besar’. Lagu ini dipercayakan kepada GSUI sebagai bagian dari semangat 75 tahun Indonesia.

“Lagu ini sudah tercipta lima tahun lalu oleh Pak Jokowi. Karena sesuatu hal, akhirnya lagu ini direalisasikan untuk semangat menyongsong 75 tahun Indonesia merdeka,” terang Ote.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Selama perbincangan berlangsung dengan dua seniman ini, posko GSUI dilengkapi teknologi pembasmi virus bernama ‘Covid Buster’.

“Ini sebuah prototipe yang tim kami buat sejak awal Maret lalu, fungsinya menyedot segala virus yang ada di ruangan ini. Alar ini siap dikembangkan secara massal setelah uji kelayakan dari lembaga terkait disahkan,” terang perwakilan tim, Al Hakim Al Hadhy didampingi Profesor Djoko Gunawan, seorang peneliti dari BPPT. (beb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Selasa, 22 September 2026 - 06:16 WIB

Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB