Bogor, prokabar – Timnas Indonesia berhasil kembali mencatat hasil luar biasa melawan Timnas Curacao. Dalam laga kedua dalam tajuk FIFA Matchday, Tim “merah Putih” menang 2-1, Selasa (27/9) di Stadion Pakansari, Cibinong.
Ini kemenangan kedua Indonesia atas tim peringkat 84 FIFA dari kawasan Karibia itu. Pada leg pertama di Stadion GBLA Bandung, Sabtu 24 September lalu, Indonesia juga menang tipis 3-2.
Di Stadion Pakansari, Bogor, pasukan Garuda unggul 1-0 atas Curacao di paruh pertama berkat gol cepat yang diciptakan oleh Dimas Drajad. Sempat disamakan Jeremy Antonisse, akhirnya Dendy Sulistyawan memastikan kemenangan Indonesia menit ke-87.
Timnas Indonesia mengambil inisiatif serangan lebih dulu saat babak pertama dimulai, mendominasi dan lekas mencetak gol di menit ke-3.
Adalah Dimas Drajad yang membuat pasukan Garuda unggul setelah menyambar bola muntah setelah ada sepakan jarak jauh Witan Sulaeman yang ditepis kiper.
Tertinggal 0-1 membuat timnas Curacao terlecut, bermain lebih agresif, perlahan keluar dari tekanan, dan menebar ancaman demi ancaman.
Namun timnas Indonesia tidak tinggal diam dengan tetap terus memberikan tekanan, meski perlahan penguasaan bola bisa didominasi tim tamu.
Hingga melewati pertengahan babak pertama, timnas Curacao masih kesulitan untuk bisa membongkar pertahanan tim tuan rumah.
Malah pasukan Garuda yang beberapa kali bisa mengancam, meski belum ada gol tambahan. Tapi memasuki menit ke-30, Curacao juga mulai banyak mengancam.
Meski begitu kiper timnas Indonesia, Syahrul Trisna, masih tampil sigap menggagalkan berbagai serangan yang datang ke gawangnya.
Saling berbalas serangan terjadi pada fase akhir babak pertama, namun tidak ada yang berujung gol dan skor 1-0 bertahan saat turun minum.

Di babak kedua, tensi pertandingan memanas. Curacao yang tak mau kalah melancarkan permainan keras untuk menghentikan serangan cepat yang dibangun tuan rumah.
Hasilnya, Pada menit ke-47 Curacao mampu mencetak gol balasan lewat tendangan kaki kanan Jeremy Cornelis yang memanfaatkan umpan terobosan Juninho Bacuna.
Gol balasan Curacao itu tercipta setelah Rachmat Irianto gagal melakukan sapu bersih. Bola langsung dioper Bacuna kepada Jeremy Cornelis yang masuk sebagai pemain pengganti.
Rizky Ridho mencoba memotong laju bola, tetapi gagal. Setelah menguasai bola Jeremy langsung melepaskan tembakan lambung ke pojok kiri atas gawang Syahrul Trisna.
Pada menit ke-53, Indonesia mendapat peluang lewat Rachmat Irianto yang mencoba menyambar bola liar di luar kotak penalti. Sayang, tembakannya masih melambung tinggi di atas mistar gawang.
Lima menit berselang, Saddil Ramdani nyaris menjebol gawang Curacao. Akan tetapi tembakan kerasnya dari luar kotak penalti masih dapat ditepis Tyrick Bodak.
Kemudian pada menit ke-80 Curacao harus bermain dengan 10 orang setelah Juninho Bacuna diganjar kartu merah. Wasit dengan tegas menarik kartu merah usai Juninho melakukan pelanggaran keras kepada Marselino Ferdinan.
Juninho sempat memicu keributan karena menendang bola ke arah tribune penonton yang dibalas lemparan botol air mineral. Beruntung situasi bisa diredam pemain Indonesia.
Keuntungan ini mampu dimanfaatkan skuad arahan Shin Tae Yong. Pada menit ke-87 Indonesia berhasil mencetak gol keunggulan lewat sontekan Dendy Sulistyawan memanfaatkan umpan cerdik Witan Sulaeman. Keunggulan Indonesia 2-1 pun berakhir hingga laga usai.
Susunan Pemain:
Timnas Indonesia: Syahrul Trisna; Rachmat Irianto, Elkan Baggott, Rizky Ridho, Pratama Arhan, Ricky Kambuaya, Witan Sulaeman, Egy Maulana Vikri, Yakob Sayuri, Dimas Drajad, Saddil Ramdani;
Pelatih: Shin Tae-yong
Timnas Curacao: Tyrick Jeremy; Justin Shane, Nathangelo Alexandro, Rhu-Endly Aurelio, Juninho Gracielo, Leandro Jonas, Rolieny Nonato, Shermaine Dacildes, Gevaro Giomar, Kenji Joel, Rangelo Maria;
Pelatih: Remko Bicentini (*)
















