Lebih Fatal dari Covid-19! Kasus DBD di Jawa Barat Mencapai Ribuan, 33 Orang Meninggal

Penulis -

Selasa, 14 April 2020 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, Prokabar – Kasus kematian akibat demam berdarah dengue (DBD) di Jawa Barat hingga awal April sudah tercatat sebanyak 33 orang. Angka penderita selama tiga bulan terakhir mencapai ribuan kasus.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat, Berli Hamdani mengatakan total kasus penderita DBD hingga bulan April 2020 sebanyak 6.259 kasus di seluruh Jawa Barat. Catatan detilnya, pada Januari ada 1.965 kasus, Februari 2.080 kasus, Maret 1.875 kasus dan April minggu pertama sebanyak 339 kasus.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

“Pada Januari tercatat ada 20 kasus kematian, Februari lalu terjadi 12 kasus kematian dan Maret 1 kasus kematian. Total ada 33 kasus kematian karena DBD ini,” kata Berli saat dihubungi, Senin (13/4).

Di tengah situasi pandemi, di mana pemerintah pun fokus pada penanggulangan Corona (Covid-19), sistem penanganan DBD pun berada dalam satu kesatuan. Pasalnya, ada keterbatasan sumber daya manusia (SDM).

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Angka kematian dalam kasus DBD yang sudah mencapai puluhan diakui sangat disayangkan. Untuk itu, ia meminta ada juga proaktif dari masyarakat membantu dalam hal pencegahan.

Salah satu di antaranya menjaga kebersihan lingkungan. Momentum pembatasan sosial yang mengharuskan masyarakat diam di rumah bisa dimanfaatkan dengan baik memaksimalkan menjaga lingkungan. Caranya, membersihkan dan menutup bak atau tempat penampungan air, memanfaatkan kembali atau membuang barang bekas yang berpotensi jadi tempat berkembang biak nyamuk.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Dan kalau ada anggota keluarga yang demam, harus diwaspadai DBD selain Covid-19,” katanya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sempat meminta warga memberantas sarang nyamuk untuk mengantisipasi DBD yang meningkat. Ia berharap kewaspadaan terhadap DBD jangan sampai tertutup dengan isu wabah Covid-19.

“Berita ini (DBD) kalah (dengan Covid-19) padahal fatalitynya (DBD) lebih tinggi (daripada Covid-19-red),” ujar dia awal bulan lalu di Gedung Sate.(*/mht)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB