LDII: Individualisme Tak Punya Tempat di Negeri Ini

Penulis -

Selasa, 21 Desember 2021 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Umum DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Dody T. Wijaya.

Sekretaris Umum DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Dody T. Wijaya.

Jakarta, Prokabar – Sekretaris Umum DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Dody T Wijaya menyatakan sikap individualisme tak punya tempat di negeri ini, hal ini diungkapkannya dalam menyambut Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional yang jatuh pada 20 Desember.

DPP LDII mengajak seluruh elemen bangsa terus bekerja sama dalam berbagai bidang. Kerja sama tersebut dilandasi dengan kesetiakawanan dan persaudaraan sebagai anak bangsa.

“Dalam dua tahun belakangan, kita memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial dengan lebih intens dan mendalam. Covid-19 memberi hikmah besar kepada bangsa Indonesia untuk lebih peduli dengan sesama, membantu yang lain,” papar Sekretaris Umum DPP LDII, Dody T. Wijaya, Selasa (21/12).

Ia menjelaskan konsep kesetiakawanan sosial dalam Islam diwujudkan dengan silaturahim karena dalam silaturahim, tak sekadar menyambung persaudaraan atau mengakrabkan sesama, tapi lebih peduli.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Peduli atas kesulitan mereka, peduli atas kesusahan dan kesedihan yang diwujudkan dengan membantu meringankan beban saudara, kawan, tetangga,” katanya

Bila hal tersebut dilakukan secara nasional, akan membentuk ketahanan masyarakat dalam menghadapi persoalan bangsa, terutama wabah Covid-19 yang menimbulkan krisis ekonomi dan kesehatan dunia.

“Dalam kondisi normal, apalagi dalam kondisi pandemi seperti ini individualisme tak mendapatkan tempat,” ujarnya

Individualisme yang cenderung menguntungkan diri sendiri atau kelompoknya juga tidak selaras dengan ideologi bangsa, Pancasila. Dody mengatakan, hakikinya bangsa Indonesia adalah masyarakat yang mengedepankan gotong-royong, tolong-menolong, saling menghargai dan menghormati. Maka tak ada tempat untuk individualisme.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Ia mengingatkan, mereka yang mengambil keuntungan yang tak wajar atas pandemi saat ini adalah mereka yang mengedepankan individualisme.

“Apalagi para pejabat atau lembaga yang berkaitan dengan kesehatan, bila melakukan korupsi terkait Covid-19, sama halnya tak memiliki rasa kesetiakawanan sosial bahkan kemanusiaan,” tegasnya.

Sementara Ketua DPW LDII Sumatera Barat mendorong terciptanya sikap kesetiakawanan sosial yang diwujudkan dengan mengasah kepedulian.

“Tengoklah kerabat kita atau kawan-kawan yang sedang kesulitan. Manusia pada dasarnya adalah makhluk sosial. Jadi, dengan membantu sesama akan menciptakan kenyamanan hidup di berbagai bidang,” paparnya.

Ia mencontohkan bantuan permodalan akan menciptakan lapangan kerja yang mengangkat kemakmuran orang lain. Dengan kemakmuran itu, bisa mendorong pertumbuhan ekonomi yang dirasakan semua orang,

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

“Pada dasarnya membagi pengetahuan dalam berbisnis di sebuah komunitas akan mendorong saling kerja sama dalam ekonomi, ini menciptakan daya tahan saat ekonomi sedang terpuruk,” ujarnya.

Paradigma kompetisi dalam momentum Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional ini harus diubah menjadi kerja sama. Dengan kerja sama itulah menurut Dody, segala kesulitan bisa diatasi. Termasuk membantu permodalan, sumber daya, dan membuka pasar-pasar baru yang kini sangat mudah dengan adanya internet,

“Dengan demikian Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional ini menjadi lebih bermakna, dan menjadi momentum kebangkitan Indonesia pada 2022,” kata panitera PN Payakumbuh ini. (mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB