Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Kurir 103 Kilogram Ganja Warga Bukittinggi Terancam Hukuman Mati di Pasaman

Dibaca : 554

Pasaman, Prokabar — Kurir 100 kilogram ganja yang diamankan Polres Pasaman beberapa waktu lalu terancam hukuman mati. Ia dijerat pidana pasal 115 ayat (2) jo 114 ayat (2), pasal 111 ayat (2), pasal 132 ayat (1) UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika dan ancaman hukuman bisa seumur hidup atau paling lama 20 tahun atau serendah rendahnya lima tahun penjara dan bahkan bisa ancaman mati.

Hal ini ditegaskan Kapolres Pasaman AKBP Edi Adriansyah didampingi Kompol A. Yani Pasaribu dan Kasat Resnarkoba Iptu Syafri Munir, Selasa (13/10).

Diakui Kapolres, tingginya ancaman bagi pelaku ini merupakan upaya penegak hukum untuk menekan angka peredaran narkoba yang dapat merusak para penerus generasi.

“Bayangkan, bila ini (narkoba jenis ganja) lolos kemarin itu, berapa banyak sasaran edarannya. Tidak tertutup kemungkinan, kaum muda lebih diincar untuk pemasaran para pengedar narkoba ini. Maka dari itu ancaman hukuman narkoba ini tidak tanggung-tanggung,” kata AKBP Edi.

Sebelumnya, tersangka yang terancam hukuman mati atau peling rendah lima tahun penjara ini berinisial MI(43). Warga Kelurahan Birugo, Kecamatan Aur Birugo Tigo Beleh ini diamankan bersama 103 kilogram ganja yang dibawa dari Madina oleh pesuruhnya yang di Bukittinggi. Dalam menjalankan aksinya, tersangka MI (43) diiming-imingi upah oleh penyuruhnya hingga Rp40 juta dalam menjemput barang haram itu ke Madina, Provinsi Sumatera Utara.

“Identitas penyuruh ini sudah kami kantongi. Kini sedang pengembangan lebih lanjut,” kata Kapolres Pasaman AKBP Edi.
Saat beraksi, pelaku yang kesehariannya sebagai supir online ini, baru dipanjar Rp1 juta oleh pesuruhnya. Hingga akhirnya tertangkap di wilayah hukum Polres Pasaman sebelum sampai di Bukittinggi. (Ola)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top