Nasional

Krisna Balagita, Launcing Album 20 Tahun Berkarya di KFC

Foto Beb - Krishna Balagita menyerahkan CD kepada KFC

Jakarta, Prokabar – Jelang buka puasa, KFC Kemang, Jakarta Selatan kembali menghadirkan sejumlah penyanyi. Kali ini acara tersebut diisi dengan launching album 20 Tahun Berkarya, Krishna Balagita, Rabu (15/5).

Sebagai lagu pembuka, Khrisna mengiringi Ricky Rantung yang membawakan lagu ‘Haruskah Ku Mati’. Dilanjutkan dengan Dudi Oris yang menyanyikan lagu ‘Ku Tak Bisa’.

Jemari tangan Khrisna diatas tuts keyboard membuat suasana store KFC semakin mengena. Inilah yang membedakan musisi kawakan sekelas Krishna Balagita saat menunjukan karya musiknya.

Foto Beb – Krishna Balagita bersama penyanyi di album 20 tahun berkarya

Saat berbincang di atas panggung, musisi kelahiran Jakarta, 26 Maret 1967 ini tidak banyak bicara. Meski dipancing oleh pemandu acara, gaya Krishna yang khas ini hanya menjawab singkat.

“Senang aja nggak nyangka ditawari album 20 tahun berkarya. Awalnya ragu ternyata oke juga,” singkat Krishna.

Pria yang dikenal sebagai orang penting dibalik grup Ada Band ini tetap berkarya meski 2008 silam memutuskan untuk hengkang. Rupanya Krishna dalam bersolo karir melahirkan karya-karya apik.

Foto Beb – Krishna Balagita saat mengiringi Ricky Rantung

“Semua karya yang saya buat ini kebanyakan dari cerita teman-teman. Ada juga dalam keseharian sehari-hari. Mudah aja nggak terbebani yang penting berjalan begitu saja,” ungkap Krishna.

Pria yang mengenakan topi dan sweater hitam ini terlibat langsung dalam pemilihan lagu karyanya yang nge-hits. Album ini berisi 11 tembang hits pilihan yang 10 lagu diantaranya dilantunkan oleh para penyanyi.

‘Langit Tujuh Bidadari” menjadi pembuka album yang dibawakan Virzha, ‘Manusia Bodoh’ (Olla Rossa), ‘Karena Wanita’ (Judika), ‘Masih-Sahabatku, Kekasihku’ (Sharaqueen), ‘Kau Auraku’ (Anji), ‘Yang Terbaik Bagimu’ (Yuka Tamada), ‘Haruskah Ku Mati’ (Ricky Rantung), ‘Laksana Surgaku’ (Fierza), ‘Ku Tak Bisa’ (Dudi Oris), ‘Setengah Hati’ (Mytha Lestari) dan ditutup dengan sebuah komposisi instrumental Khrishna Balagita dengan judul ‘Jadikan Aku Raja’. (beb)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top