Kopassus Siap Dikerahkan Amankan Pengumuman KPU 22 Mei

Penulis -

Selasa, 21 Mei 2019 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Pasukan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) siap dikerahkan untuk membantu pengamanan pengumuman hasil Pemilu oleh KPU pada 22 Mei 2019.

Hal itu dikatakan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa saat jumpa pers, di Balai Komando, Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, kemarin.

“Kopassus sudah sangat siap melaksanakan tugas untuk mengantisipasi, sebagai cadangan. Intinya, TNI AD siap untuk ditugaskan apabila dibutuhkan. Namun, saat ini stand by,” kata Jenderal Andika.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Namun, pengerahan pasukan elit TNI AD itu dapat dilakukan bila mendapatkan perintah langsung dari Panglima TNI.

“Penggunaan (pasukan Kopassus) nanti memang benar-benar akan dilihat perkembangannya. Saya juga tidak bisa terlalu membuka di sini karena masih hipotetis apa yang akan terjadi. Tapi kita berharap, Kopassus sebagai satuan yang dicadangkan tidak perlu sampai harus turun,” kata Andika.

Menurut dia, TNI AD prinsipnya tetap berharap pengumuman hasil pesta demokrasi berjalan aman dan tertib.

Secara teknis, sambung dia, prajurit TNI AD akan disiapkan di sejumlah titik, seperti Istana Negara, Kantor Komisi Pemilihan Umum RI, dan Kantor Bawaslu RI. Namun, Andika enggan membeberkan titik rawan lain yang notabene membutuhkan pengamanan dari TNI AD.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Kalau SOP (prosedur operasional standar) tetap berlaku. Artinya, dalam hal pengamanan Polri yang menjadi lead. Polri juga yang membuat satu pertimbangan dan tergantung kondisinya. Tapi yang jelas kami sudah menggelar beberapa titik dengan perhitungan dari pihak kepolisian,” katanya.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Untuk pengamanan pengumuman hasil pemilu nanti di Jakarta, TNI AD menerjunkan 16.882 prajurit dari berbagai satuan, seperti Kodam Jaya, Kostrad, Kopassus, termasuk dari Kodam V/Brawijaya dan Kodam IV/Diponegoro.

Tak hanya itu, TNI AD juga mengerahkan pasukan di seluruh wilayah di Indonesia dengan total 162 ribu prajurit.

“Ada, di seluruh Indonesia. Total kira-kira 162 ribu dan mereka sudah melakukan patroli bersama, TNI-Polri untuk memastikan situasi landai. Kalaupun perlu bantuan bisa lebih cepat,” ujar KSAD.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Selasa, 22 September 2026 - 06:16 WIB

Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB