Film

Keren! Widyawati Raih Penghargaan Festival Film Asia Pasifik di Macau

Foto Instagram - Peran Widyawati di film 'Ambu' mencuri perhatian tim juri APFF

Jakarta, Prokabar — Artis kawakan Indonesia, Widyawati, berhasil meraih artis pembantu terbaik di Festival Film Asia Pafisik (APFF) tahun 2020 yang diselenggarakan di Macau.

Kemenangan artis kelahiran 12 Juli 1950 itu diumumkan, Rabu (8/1) di hadapan penonton di Broadway Theater Macau.

Akting Widyawati dalam film “Ambu” sejak awal sudah memperoleh banyak pujian. Perannya sebagai seorang ibu suku Badui, salah satu suku di Indonesia yang sangat ketat menjaga pengaruh dari budaya luar, dapat dihayati dengan akting yang sangat menyakinkan.

“Saya bersyukur. Ini kehormatan buat artis segenerasi saya,” ucap Widyawati seperti yang tertulis dalam siaran pers yang diterima Prokabar.com.

Film Indonesia (PPFI) tahun 2020 mengirim dua film untuk mewakili Indonesia di APFF. Kedua film tersebut masing-masing film “Kucumbu Tubuh Indahku” karya sutradara Garin Nugroho, dan film “Ambu” karya sutradara Farid Dermawan.

Selain Widyawati, film “Kucumbu Tubuh Indahku,” yang judulnya diterjemahkan menjadi “Memories of My Body” berhasil meraih predikat cerita asli terbaik.

Foto istimewa - Piala yang diraih Widyawati di APFF 2020

Foto istimewa – Piala yang diraih Widyawati di APFF 2020

Dari semula sebagian pengamat film dan sineas yang hadir di Macau mengakui tema cerita film “Kucumbu Tuhuh Indahku” menarik dan original. Oleh sebab itu keberhasilan film ini menyabet best original story juga dinilai sudah selayaknya.

Keberhasilan Widyawati meraih penghargaan artis pembantu terbaik sekaligus memecah rekor sebagai artis senior Indonesia terbaik tingkat internasional.

Sebagai informasi, artis yang kini berusia 70 tahun namanya mulai melambung saat bermain sebagai Yuli dalam Pengantin Remaja (1971) bersama Romi yang diperankan almarhum Sophan Sophiaan. (beb)

Berani Komen Itu Baik
Tirto.ID
Loading...
To Top