Jakarta, Prokabar – Panggung Silaturasa Indro Warkop dan OM PMR jadi ajang kenangan yang membuat pengunjung Cilandak Town Square betah. Apalagi Indro dan band pengiringnya, OM PMR berbagi kenangan.
Tawa canda pun menyelimuti panggung yang sengaja dibuat Toko Musik Bagus milik pelantun Januari, Glenn Fredly.
“Aduh banyak kenangan yang nggak terlupakan nih kalau dah ngumpul bareng bocah-bocah (OM PMR). Dari dulu sampai sekarang masih begini-bagini aja,” canda Indro disambut tawa personil OM PMR

Orkes Melayu yang terdiri dari Budi Padukone, Yuri Mahippal, Imma Maranaan, Aji Cetti Bahadursyah, Harri Muke Kapur ini namanya mulai dikenal saat mengiringi Warkop DKI sejak tahun 1977 lalu.
Indro menyebut kali pertama bertemu, OM PMR begitu cepat menyesuaikan musik yang diminta. “Pertama ketemu waduh ini orang-orang dari mana. Kecil-kecil, kurus yang nggak jauh beda sama yang sekarang. Tapi karyanya waktu ngiringin Warkop DKI wah, bukan main,” puji Indro.
Kebersamaan inilah yang membuat tiga sekawan Dono, Kasino dan Indro ini sering mengajak OM PMR manggung di luar kota. “Ada yang lucu nih. Kita kalau ke luar kota bawa dua mobil kombi. Yang jadi sopir saya sama Kasino,” sebut Indro.
Antara senang dan tidak, OM PMR bererbut ikut di mobil Indro. Pasalnya mereka enggan berada di mobil Kasino, lantaran cara mengemudinya yang bikin takut.
“Sebelum berangkat OM PMR taruhan siapa yang menang ikut mobil aku. Sebaliknya yang kalah ikut Kasino. Tapi yang menang wajib iuran beli obat batuk yang bikin tidur. Jadi kalau di mobil Kasino minum obat batuk itu biar tertidur nggak melek,” seloroh Indro disambut tawa penonton.

Kenangan inilah yang membuat Indro masih teringat akan kelucuan kedua sahabatnya yang telah tiada. “Sekarang aku sendirian. Tapi Warkop DKI masih tetap aku bawa hingga sekarang ini. Makanya mengulang kenangan, aku mulai nyanyi-nyanyi sama OM PMR,” pungkasnya. (beb)
















