Kenang Karya Musisi Legendaris, ‘I SEE Fest 2019’ Sediakan Panggung Khusus Untuk Bernostalgia

Penulis -

Sabtu, 31 Agustus 2019 - 08:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Event terbesar dengan konsep outdoor, Indonesia Senayan Festival (I SEE Fest) 2019 menyiapkan segudang acara menarik. Acara yang berlangsung sebelas hari mulai 27 September – 6 Oktober mendatang di GBK, Jakarta ini akan menyuguhkan empat panggung musik.

Tentu saja keseluruhan panggung diisi berbagai genre dan aliran musik dari musisi di seluruh daerah. Sesuai dengan konsep ‘Republic Community”, pengunjung akan merasakan sensasi hiburan yang berbeda dari event kebanyakan.

“Semua genre, aliran musik baik berasal dari indie, kita berikan ruang. Semua pengisi acara panggung musik adalah musisi yang tersebar di berbagai daerah. Jadi setiap daerah dari Sabang sampai Merauke akan tampil menghibur pengunjung,” jelas Harry ‘Koko’ Santoso dari Deteksi Production yang juga sebagai music creative.

Ditemui di kantor Deteksi Production di Jalan Kerinci, Jakarta Selatan, pria yang akrab disapa Koko ini membocorkan sedikit rencana pada Prokabar.com.

Salah satunya tentang acara khusus di panggung musik yaitu tribute bagi sejumlah musisi legendaris. Ide ini sengaja ditampilkan untuk memberikan ruang bagi generasi milineal agar lebih mengenal karya dari sang legend.

“Kita bisa berkarya (musik) hingga saat ini karena jasa-jasa musisi legendaris yang menampilkan karya apik di jamannya. Inilah yang menjadi alasan bagi kami menyiapkan panggung tribute,” jelasnya.

Bocorannya, salah satu gelaran tribute dipersembahkan untuk musisi Benny Likumahuwa. Sosok pembawa aliran jazz di Indonesia ini tergabung dalam grup band The Rollies.

Menurut Jilly Lukumahuwa (putri Benny Likumahuwa), ayahnya sangat senang dengan acara ‘I SEE Fest 2019’. Hadir dalam temu awak media, Jilly mengusahakan ayahnya hadir di acara tribute.

“Sangat antusias sekali dengan acara ini. Karena bagi beliau ‘Music for Life and Life for Music’. Mudah-mudahan nanti Benny Likumahuwa bisa hadir, meskipun kondisi kesehatan beliau sudah menurun,” ucap Jilly yang menyebut usia ayahnya kini sudah 73 tahun.

Rencananya, panggung tribute Benny Likumahuwa akan diisi grup band yang sudah terpilih. Salah satunya J.C ALF yang beranggotakan tiga cowok milineal, Joe, Chessa dan Alfin.

“Penampilan kami nanti akan mengcover karya Benny Likumahuwa secara akustik. Ini pertama kalinya kami berada di panggung tribute untuk musisi legendaris,” ujar Alfin mewakili teman-temannya.

Selain Benny Likumahuwa, sederet nama musisi legendaris mendapat panggung yang sama. “Bukan hanya Benny Likumahuwa saja, ada nama Oding Nasution (God Bless dan Prambors Band), Guruh Soekarno Putra, grup band The Mercy’s, Koes Plus dan lainnya akan kami siapkan panggung tribute,” sebut Koko kembali menjelaskan.

“Panggung tribute, setiap hari kita gelar di ‘I SEE Fest’. Satu hari, satu musisi legendaris. Pengunjung bisa bernostalgia, bahkan bertemu langsung dengan penyanyinya. Lebih intimate dan konsepnya akan berbeda dengan panggung musik kebanyakan,” pungkas Koko. (beb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Permata Warokka Luruskan Isu : ‘Bukan Istri Fariz RM, Tapi Rekan Profesional di Industri Musik’
‘Sampai Kapan’ , Debut Single Sang Maestra Ussy Pieters
Gerakan Satu Visi Ajukan Uji Materiil UU Hak Cipta ke Mahkamah Konstitusi 
Lanjutkan Kiprah Mendiang Ayahnya, Dimas Supartono Kenalkan Lagu “Seandainya”
Sinergi Bunga Citra Lestari (BCL) dan Penyanyi Malaysia Yuna, Lahirkan Single ‘Watak Utama’
Gelaran Konser ‘GIGINFINITY’, 30 Tahun GIGI Berkarya
Tercatat Jadi Alumni ‘Serdadoe 88’, Lady Rocker Tia Veres Mengaku Teringat Masa Masa Indah di Sekolah
Bawakan Lagu ‘Teman Rasa Pacar’, Lyia Jadi Trending di Youtube

Berita Terkait

Selasa, 5 Agustus 2025 - 15:59 WIB

Permata Warokka Luruskan Isu : ‘Bukan Istri Fariz RM, Tapi Rekan Profesional di Industri Musik’

Minggu, 15 Juni 2025 - 20:01 WIB

‘Sampai Kapan’ , Debut Single Sang Maestra Ussy Pieters

Kamis, 20 Maret 2025 - 17:47 WIB

Gerakan Satu Visi Ajukan Uji Materiil UU Hak Cipta ke Mahkamah Konstitusi 

Kamis, 13 Maret 2025 - 21:22 WIB

Lanjutkan Kiprah Mendiang Ayahnya, Dimas Supartono Kenalkan Lagu “Seandainya”

Kamis, 12 September 2024 - 15:51 WIB

Sinergi Bunga Citra Lestari (BCL) dan Penyanyi Malaysia Yuna, Lahirkan Single ‘Watak Utama’

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB