Trending | News | Daerah | Covid-19

Nasional

Kemenhub Minta Transportasi Udara Utamakan Keselamatan, Ini Sebabnya

Dibaca : 146

Jakarta, Prokabar — Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud), Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengeluarkan imbauan kepada semua pihak penyedia jasa moda udara untuk mengutamakan unsur keselamatan.

Hal tersebut disampaikan Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Polana B. Pramesti menyikapi prakiraan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), terkait puncak musim hujan periode 2019/2020 di 342 Zona Musim (ZOM) yang diprakirakan umumnya terjadi pada Desember 2019 hingga Febuari 2020.

Polana mengatakan, tingginya potensi curah hujan pada Desember hingga Febuari 2020 akan berdampak pada kemungkinan adanya penundaan (delay) maupun pengalihan tempat pendaratan pesawat (divert) dari rute tujuan yang seharusnya.

“Kami mengimbau semua pihak, baik regulator, pengelola bandara, dan operator untuk dapat bersinergi sekaligus mengantisipasi cuaca buruk dan bekerja sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Polana.

Polana juga mengatakan, sebagai regulator, pemerintah terus bekerja optimal untuk mewujudkan penerbangan yang selamat, aman, dan nyaman.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara juga akan terus melakukan pengawasan dengan terus bekerja sama dengan seluruh stakeholder penerbangan untuk mengantisipasi potensi cuaca buruk.

Polana menambahkan, untuk libur Natal dan Tahun Baru 2019/2020, Ditjen Hubud juga akan terus melakukan inspeksi terkait armada, personel, sarana dan prasarana serta prosedur.

Operator bandar udara dan operator penerbangan beserta seluruh stakeholder agar siap memberikan pelayanan yang terbaik dengan tetap berpegang kepada penerbangan yang Selamat, Aman dan Nyaman (SELAMANYA). (*/hdp)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top