Jakarta, Prokabar – Lama tak terdengar kabarnya, artis peran Bunga Zainal akhirnya kembali ke dunia akting. Tahun ini tercatat dua judul film yang telah dilakoni Bunga sekembalinya ke industri perfilman Indonesia.
“Sebelum Dancing In The Rain ini aku pernah main di film Perfect Husband. Kalau film kemarin baru pemanasan nih setelah sekian lama vakum,” aku Bunga ketika ditemui Prokabar.com di acara promo film Dancing In The Rain, belum lama ini.

Film produksi Screenplay Films dan Legacy Pictures ini, Bunga mendapat peran lebih muda dari usianya. Bunga menjadi remaja bernama Kinara di film garapan sutradara Rudi Aryanto ini. Sebagai lawan nainnya, Bunga beradu akting dengan Dimas Anggara (Banyu) dan Deva Mahendra (Redin).
“Kinara itu memang salah satu sahabat Banyu yang memang dari kecil itu sudah membangun persahabatan. Selalu jagain dan take care sama Banyu hingga besar. Aku berdua sama Redin. Jadi kerjaannya itu ngurusin Banyu aja,” beber Bunga yang menyebut Banyu itu adalah anak berkebutuhan khusus (ABK).

Dalam perannya kali ini, Bunga mendapat pengalaman yang berharga. Wanita kelahiran 23 Maret 1987 ini baru mengetahui apa yang dirasakan seseorang yang dekat dengan ABK. “Aku baru sadar kalau ABK ini justru nggak bisa menatap orang di depannya. Malah aku jengkel sama Dimas karena nggak mau lihat aku. Ternyata memang begitu perannya,” tutur Bunga.
Tak hanya memberikan pengalaman itu saja, Bunga pun mendapat arahan dari aktris senior Christine Hakim. Wanita yang akrab disapa Eyang ini tak segan memberi masukan pada pemain muda lainnya dalam berakting.
“Aku berterimakasih sekali sama Eyang Christine karena berikan pelajaran berharga tentang akting. Jadi ada scene dimana ekspresi wajahku datar saat ulangtahun. Karena tak ada dialog jadi ekspresi wajah yang dibutuhkan. Beliau memberi arahan bagaimana mengolah ekspresi wajah tanpa dialog,” bangganya.

Selama syuting berlangsung, Bunga kebanyakan satu frame dengan Dimas Anggara. Karena peran Dimas sebagai ABK, sering dijadikan banyolan yang membuat Bunga tak konsentrasi. “Keselnya itu pas bagian aku, Dimas malah konyol bikin ketawa. Gangguin terus makanya adegannya banyak diulang,” kesalnya. (beb)
















