Padang, Prokabar – Sumatra Barat menduduki peringkat 11 dari 34 Provinsi di Indonesia, dalam kasus positif virus Corona atau Covid-19. Untuk Sumatra, Sumbar daerah nomor dua terbanyak, dibawah Sumatra Utara.
Dari data terakhir Senin (13/4), Sumbar telah menemukan 45 orang yang postiif terinfeksi. Tentunya ini adalah sinyal, bahwa Sumbar termasuk daerah yang cukup tinggi peningkatan kasus. Bahkan Minggu (12/4) terjadi penambahan tertinggi dalam sehari, yaitu 13 orang.
Update harian Gugus Tugas Covid-19 Sumbar menyebutkan, Dari 45 kasus positif, 16 orang masih dirawat intensif, 19 orang menjalani isolasi mandiri. Selain itu, 7 orang dinyatakan sembuh dan 3 orang meninggal.
Sedangkan untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP), total berjumlah 5.347 per 13 April 2020. Pasien dalam Pengawasan (PDP) tercatat 153 orang. Sedangkan dua daerah yang menjadi daerah terbanyak menyimpan kasus positif adalah Kota Padang dan Kota Bukitinggi.
Hal ini cukup mengkhawatirkan, mengingat Sumbar yang sampai pertengahan Maret masih daerah yang bebas dari Covid-19, diawal April justru melesat melampaui daerah-daerah lain yang sudah melaporkan kasus postif. Bahkan, Sumbar sudah berada di urutan 11 dari 34 Provinsi.
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno juga sudah menyatakan mendorong pemerintah Kota Padang dan Bukitinggi, untuk mengajukan permintaan kepada Pemerintah Pusat untuk memberlakukan Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB) untuk kedua kota utama di Sumbar tersebut.
Apalagi Gubernur memperkirakan, Sumbar saat ini belum sampai pada penyebaran puncak pandemi, yang diperkirakan akan terjadi bulan Mei-Juni mendatang. Karena itu, tindakan tepat dan cepat harus dilakukan Sumbar untuk memutus rantai penyebaran wabah ini.(mht)
















