Padang, Prokabar – Ancaman eksodus pemain terus membayangi Semen Padang pasca terdegradasi ke Liga 2. Sejumlah pemain kunci dikabarkan sudah ditawari bergabung klub-klub Liga 1. Salah satunya Dedi Gusmawan, kapten tim “Kabau Sirah”.
Dedi, center bek senior berusia 33 tahun itu tak menampik, bahwa dirinya sudah mendapat tawaran dari klub Liga 1 lain. Namun, dia masih di persimpangan jalan atau belum memutuskan tim mana yang akan dibela musim 2020.
Sebab, kontrak Dedi bersama Semen Padang masih berlangsung hingga Februari 2020. Sebenarnya manajemen tim berjuluk Kabau Sirah tersebut juga berharap Dedi bertahan. Namun, Dedi masih memikirkan keputusan yang paling tepat.
”Masih bingung juga ini. Belum bisa memutuskan mau ke mana. Manajemen sebenarnya sudah bicara kepada saya untuk tetap tinggal ketika Semen Padang dipastikan turun ke Liga 2,”ungkap Dedi seperti diwartakan jawa pos.
Wajar apabila Dedi diincar banyak klub Liga 1. Meski gagal membawa Semen Padang bertahan, performa Dedi tak bisa dianggap buruk. Musim lalu pemain bernomor punggung 27 tersebut turun 29 kali.
Dedi yang sempat dipanggil Timnas senior Indonesia untuk pertandingan POra Piala Dunia 2022 melawan Malaysia, mencatat 108 intersep dan 129 sapuan. Pemain asal Medan itu juga menyumbangkan satu gol untuk Kabau Sirah.
Selain Dedi, kiper Teja Paku Alam juga menjadi rebutan banyak klub. Bahkan, Teja dikabarkan sudah semakin dekat dengan Persib Bandung. Wajar jika kiper kelahiran Painan, Sumatera Barat, itu menjadi hot item di bursa transfer. Sebab, meski gagal menyelamatkan Semen Padang dari jurang degradasi, Teja tercatat sebagai kiper dengan jumlah penyelamatan terbanyak.
Mantan pelatih Semen Padang Syafrianto Rusli pun mengakui kualitas kiper 25 tahun tersebut. Bahkan, Syafrianto-lah yang merekrut Teja untuk bergabung ke Semen Padang musim lalu.
”Buktinya, saat di Semen Padang, Teja dipanggil timnas. Itu bukti dia bagus dan berkualitas.”Jadi, kalau bisa Teja cari klub Liga 1. Biar kemampuannya berkembang. Cari klub yang bisa mengembangkan karir dan skill-nya dengan baik,” tuturnya.
Selain dua pemain itu, nama-nama lain juga berpotensi hengkang, seperti Dedi Hartono, Irsyad Maulana, Leo Guntara. Sedangkan pemain asing seperti Yu Hyun-koo, Flavio Beck Junior, Karl Max Berthelemy, dan Vanderlei Francisco, dipastikan meninggalkan tim, karena regulasi Liga 2 tak memperkenankan pemain asing. Kecuali jika regulasi berubah, ada harapan mereka dipertahankan.(mht)
















