Maninjau, Prokabar.com – Jajaran Polisi Resor atau Polres Agam sangat inten dalam pembangunan jembatan darurat agar dapat menghubungkan akses jalan dari Nagari Maninjau menuju Nagari Sungai Batang dan Nagari Tanjung Sani. Meski baru bisa dilalui kendaraan roda dua, setidaknya sudah meringankan akses jalan penghubung masyarakat.
Setelah sukses bersama jajaran TNI, relawan dan masyarakat membangun jembatan darurat di Jorong Bancah Nagari Maninjau, kini berlanjut di Batang Tumayo.
Jembatan yang jebol akibat hantaman kuat banjir bandang, sempat melumpuhkan akses penghubung ini dan membuat Sungai Batang terisolir. Dengan aksi gotong royong masyarakat, jembatan darurat untuk kendaraan roda dua dan pejalan kaki telah berhasil terbangun beberapa waktu lalu.
Namun karena target untuk kendaraan roda empat harus dapat terjangkau, maka butuh pembangunan jembatan darurat menggunakan pohon kelapa warga dengan jumlah lebih banyak.
Kapolres Agam, AKBP Muari mengatakan, pada saat pembangunan jembatan darurat pada jalan terban di Jorong Bancah, beruntung material sangat madai dari normalisasi sungai Batang Balok Bancah. “Coral dari sungai ini sangat bagus untuk timbunan pembuatan jembatan darurat.” ujarnya.
Kondisi ini mendapat cepat terselesaikan berkat semangat gotong royong masyarakat dan bantuan jajaran TNI, BPBD, PMI, Mahasiswa UNP dan relawan lainnya hadir mempersamai. “Kolaborasi ini menjadi momen penting sebagai contoh dalam percepatan penanganan bencana alam.” terangnya.
Sementara itu, Camat Tanjung Raya, Al Hafizd menambahkan, pihaknya memang sangat fokus pada jalan dan jembatan sebagai akses utama penghubung ke lokasi bencana. Agar dukungan atau bantuan berupa logistik, peralatan normalisasi sungai dan fasilitas lainnya dapat masuk, maka akses jalan dan jembatan harus lancar.
“Penanganan bencana ini alhamdulillah mendapat dukungan banyak pihak. Termasuk jajaran TNI/Polri dari wilayah Agam maupun dari luar Provinsi Sumatera Barat. Untuk itu, kita dari pemerintah daerah bersama masyarakat harus lebih optimal lagi turut berperan aktif membantu percepatan penanganan bencana ini,” pungkasnya. (rud)
















