Ia juga menjelaskan latihan jelang trofeo yang akan berlangsung besok, Sabtu 22 Februari 2020 tersebut ditutup dengan latihan set piece. Hal ini diungkapkannya karena terkadang sering lupa melakukan latihan set piece ini sehingga saat kondisi buntu tidak dapat berbuat apa-apa.
“Benar, tadi ditutup dengan set piece dan itu penting dalam sepakbola. Sebab kini momennya bukan hanya tiga saja seperti bertahan, menyerang, dan transisi negatif sertapositif. Kita sering lupa melakukan set piece dan untuk menjadikannya sebagai hal yang otomatis maka harus dilakukan latihan rutin yang berulang-ulang,” ujar Bima Sakti yang tercatat sebanyak 55 kali penampilan bersama timnas Indonesia.(*)
Halaman : 1 2
















