Jakarta, Prokabar – Selain ratusan penari yang giat berlatih jelang pementasan teater Genta Sriwijaya, Inayah Wahid pun hadir di Be Junction, SCBD Sudirman, Jakarta Selatan. Putri bungsu mantan Presiden RI, Gusdur ini ambil peran di teater persembahan Sekar Ayu Jiwanta Foundation.
”Mereka minta saya main karena saya memang konsentrasi di teater sebelumnya. Jadi sudah terbiasa dengan pertunjukan ini,” terang Inayah pada Prokabar.com.

Teater karya sutradara Kenthus ini mempercayakan Inayah sebagai seorang putri dari Raja Melayu, Prabu Rajendrawamsa.
”Saya jadi putri Raja Melayu, namanya Bungo Jingga. Meskipun saya bukan orang Melayu tapi saya dituntut untuk terbiasa berdialog Melayu,” ungkap Inayah.
Berbeda dengan sifat dan karakter putri kerajaan, Inayah justru memberi kesan menghibur. Inayah dituntut bisa menciptkana suasana santai dan tidak serius.
”Posisi saya disitu nggak terlalu serius. Peran apapun saya suka, tapi memang seringkali ditaruh di tokoh yang bisa memancing ketawa penonton,” aku Inayah yang mengaku jadi tantangan tersendiri.
Sebagai pendalaman karakter, Inayah mengeksplorasi dari tokoh Bungo Jingga. Namun menurut sang sutradara, tokoh yang diperankan Inayah sama sekali tak tercatat dalam sejarah.
”Bungo Jingga, nggak pernah ada disebutkan seperti apa sosoknya. Bukan fiktif juga, tapi memang tidak disebutkan dalam sejarahnya. Mas Kenthus nggak menemukan dokumen tentang Bungo Jingga. Jadi ini tantangan besar buat saya untuk cari sendiri,” ujar Inayah.
Tentang Genta Sriwijaya yang jadi sejarah Indonesia, Inayah mengaku bersyukur dilibatkan pada teater ini. Menurutnya dengan teater ini, ia bisa mengajak anak muda untuk tidak melupakan sejarah.

”Genta Wijaya ini adalah bagian dari Indonesia, bagaimana kemudian sejarah itu tetap menjadi relevan sampai dengan sekarang. Kemudian itu jadi penting supaya kita nggak lupa sejarah,” jelas Inayah.
”Problem kita banyak anak muda yang lupa dengan sejarah. Cara yang paling enak untuk kemudian mengenalkan kembali ini loh sejarah Sriwijaya itu adalah Indonesia,” pungkasnya. (beb)
















