Investasi Pariwisata Pessel Masih Terkendala, ini Penyebabnya

Penulis -

Senin, 4 Februari 2019 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Investasi di sektor periwisata di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), hingga kini masih terkendala regulasi.

Tak ayal, sepanjang 2018, salah satu sektor andalan pemerintah daerah negeri berjuluk ‘sejuta pesona’ itu zero investasi.

Kepala Bidang Penanaman Modal BPMP2T, Yudi Ichsan mengatakan, hingga kini masih terkendala aturan Rencana Tata Ruang dan Tata Wilayah (RTRW) yang belum rampung.

“Ya, benar. Masih terkendala aturan. Makanya, di 2018 tidak ada investasi sektor pariwisata,” ujarnya pada wartawan beberapa waktu lalu di Painan.

Berdasarkan data BPMP2T, Sepanjang 2018, realisasi investasi di Pessel mencapai Rp900 miliar atau hanya 85 persen dari target yang sebesar Rp1,062 triliun.

Secara sektoral, penyumbang tertinggi adalah sektor perkebunan dan industri penholahan kelapa sawit. Kemudian disusul sektor properti.

Energi Baru dan Terbarukan (EBTKE) dan industri jasa telekomunikasi. Padahal, lanjut Yudi, sektor pariwiaata sangat menjanjikan.

Sebagai contoh, investor Cekoslovakia, misalnya. Investor asal Benua Eropa itu berminat membenamkan investasinya di Pulau Jawi-jawi, dengan nilai yang cukup fantastis.

“Hingga mencapai Rp80 miliar. Angka yang cukup besar bagi sektor pariwisata di Pessel. Itu artinya daerah kita sudah mulai dilirik,” jelasnya.

Selain di Jawi-jawi, potensi lainnya seperti Pulau Marak juga tengah dilirik PT Dempo Inti Land. Sesuai rencana, investasi awalnya mencapai Rp100 miliar.

Saat ini, pengembang tengah me-redesign (menata ulang) fasilitas yang ada. Untuk itu, dirinya berharap Perda RTRW segera terbit.

“Mudah-mudahan. Saat ini draftnya sudah di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Kabarnya tinggal tunggu finalisasi, tutupnya,(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wonderland Hadir di CitraRaya Jambi, Tambah Pilihan Wisata Keluarga
Daerah Istimewa Yogyakarta Jalani Program Beti Dewi Kemenparekraf/Baparekraf
Dorong Pelaku Parekraf Desa Wisata di Malang, Menparekraf Kemas Paket Wisata Menarik
‘Beti Dewi’ Program Kemenparekraf Tingkatkan Promosi Digital Desa Wisata Labuan Bajo
Tingkatkan Daya Saing, Dinas Pariwisata Padang Gelar Pelatihan Pengelolaan Usaha Homestay
40 Desa Wisata Sumbar Masuk Nominasi 500 Desa Terbaik di Indonesia
Dispar Padang Berikan Pelatihan Tata Kelola, Bisnis Dan Pemasaran Destinasi Pariwisata
Pelaku Usaha di Pantai Air Manis Ikuti Pelatihan Kebersihan Lingkungan, Sanitasi dan Pengelolaan Sampah

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 21:37 WIB

Wonderland Hadir di CitraRaya Jambi, Tambah Pilihan Wisata Keluarga

Senin, 2 September 2024 - 20:53 WIB

Daerah Istimewa Yogyakarta Jalani Program Beti Dewi Kemenparekraf/Baparekraf

Selasa, 30 Juli 2024 - 21:21 WIB

Dorong Pelaku Parekraf Desa Wisata di Malang, Menparekraf Kemas Paket Wisata Menarik

Jumat, 26 Juli 2024 - 09:54 WIB

‘Beti Dewi’ Program Kemenparekraf Tingkatkan Promosi Digital Desa Wisata Labuan Bajo

Selasa, 11 Juni 2024 - 19:16 WIB

Tingkatkan Daya Saing, Dinas Pariwisata Padang Gelar Pelatihan Pengelolaan Usaha Homestay

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB