Ini Solusi Pemkab Pessel Terhadap Lahan Keterbatasan Pasokan Air

Penulis -

Sabtu, 20 Juni 2020 - 08:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar — Petani di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat terutama yang memiliki lahan tadah hujan, kini diminta beralih ke sistem Tanam Benih Langsung (Tabela).

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Pesisir Selatan, Nuzirwan.

“Sistem Tabela sebagai salah satu solusi mengatasi keterbatasan pasokan air pada lahan sawah tadah hujan. Semoga produksi pangan pokok di Kabupaten Pesisir Selatan dapat ditingkatkan,” kata dia dilansir Prokabar dari MC Pessel, Sabtu (20/6).0

Baca Juga :  Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027

Lebih lanjut disebutkan, di tengah ancaman Pandemi Covid-19, petani dan kelompok tani di Kabupaten Pesisir Selatan nampak termotivasi untuk memanfaatkan lahannya secara optimal untuk tanaman pangan. “Ya, saat ini petani terus mengoptimalkan lahan yang ada untuk ditanami berbagai jenis komoditi pangan seperti padi, jagung dan lainnya,” ungkap Nuzirwan.

Diharapkan melalui kegiatan optimalisasi lahan pertanian di Kabupaten Pesisir Selatan kebutuhan pangan masyarakat di masa Pandemi Covid-19 tercukupi.

Di sisi lain, pihaknya terus melakukan pembinaan dan bimbingan kepada petani dalam pemanfaatan lahan pertanian yang ada. “Kita meminta petani tidak membiarkan lahan pertanian terlantar, karena pemenuhan kebutuhan pangan saat Pandemi Covid-19 sangat penting,” ucap dia.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Dikatakan, sejauh ini petani di Kabupaten Pesisir Selatan antusias menggarap lahan pertanian, sehingga diharapkan ketersedian pasokan pangan masyarakat tetap stabil.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Penyuluh Pertanian Lapangan atas kerja kerasnya mendampingi petani dan kelompok tani. Terima kasih Bupati, atas dukungan untuk kemajuan sektor tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan di Kabupaten Pesisir Selatan. Mudah-mudahan pangan pokok kita tersedia cukup untuk menghadapi kondisi apapun,” kata dia.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Ia menambahkan, sektor pertanian selama ini menjadi basis ekonomi masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan. Hal itu didukung ketersedian lahan pertanian yang cukup luas.

“Dalam hal ini pemerintah daerah melalui perangkat daerah terkait terus melakukan berbagai kegiatan untuk mengoptimalkan sektor pertanian dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas dia. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027
Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB