Ini Langkah Pemkot Padang Tekan Perkembangan HIV/AIDS

Penulis -

Senin, 4 Juni 2018 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar— Pemerintah Kota Padang mencatat sepanjang tahun 2017 jumlah HIV dan AIDS di Kota Bingkuang tersebut mencapai 463 kasus. Rinciannya, 370 orang terjangkit HIV dan 93 orang mengidap AIDS.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dr. Gentina, Dinas Kesehatan Kota Padang, mengatakan, untuk menekan makin merebaknya kasus HIV dan AIDS di Padang, pihaknya melakukan beberapa langkah strategis.

“Kami menargetkan Padang pada tahun 2024 sudah Three Zero, yaitu Zero New Infection, Zero AIDS Related Deaths, dan Zero Discrimination untuk menekan kasus HIV/AIDS,” ungkapnya, Senin (4/6)

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Dia menjelaskan, program Zero New Infection diharapkan mampu menurunkan jumlah kasus baru HIV serendah mungkin. Adapun program Zero AIDS Related Deaths, menurunkan serendah mungkin angka kematian AIDS dan Zero Discrimination, menurunkan stigma dan diskriminasi terhadap pasien HIV AIDS.

“Kami akan melakukan percepatan pencapaian 3 zero yaitu zero infeksi baru, zero kematian terkait AIDS dan zero stigma dan diskriminasi melalui pencegahan penularan HIV, meningkatkan segera akses pengobatan HIV, meningkatkan retensi pengobatan dan meningkatkan kualitas hidup ODHA, mitigasi dampak sosial ekonomi epidemi HIV pada individu, keluarga dan masyarakat untuk menjaga produktifitas dan sumber daya manusia Indonesia,” jelasnya.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Lebih lanjut ia menjelaskan, saat ini diperlukan upaya pencegahan dan penanggulangan yang sistematif dan komprehensif agar penyebaran kasus ini tidak semakin meluas.

“Dengan Three zero tersebut, lanjutnya, maka cita-cita Kota Padang dalam mewujudkan masyarakat yang madani, sehat dan sejahtera kita harap akan dapat terwujud.” jelasnya.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Dinkes Kota Pasang juga fokus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyebaran HIV/AIDS melalui tes sedari dini. Selain memberikan perlindungan terhadap diri sendiri, upaya ini memungkinkan perlindungan pada keluarga lebih maksimal.

Sejak dua tahun lalu, Dinkes Kota Padang melihat penyebaran HIV/ AIDS didominasi pada laki-laki suka laki-laki. Bahkan, hal ini menggeser dominasi penyebaran yang disebabkan penggunaan jarum suntik. (hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB