Kesehatan

Ini Langkah Pasbar Tekan Angka Stunting

Pasbar, Prokabar — Kabupaten Pasaman Barat salah satu kabupaten  dari 100 daerah yang penduduknya masih banyak ditemukan kasus Stunting. Berbagai upaya dilakukan untuk menuntaskan kasus tersebut salah satunya dengan melakukan Rembuk aksi Percepatan Penurunan Stunting.

Bupati Syahiran mengatakan, stunting atau masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama,  mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek dari standar usianya.

“Kekurangan gizi kronis terjadi sejak bayi dalam kandungan hingga usia dua tahun. Dengan demikian periode 1000 hari pertama kehidupan seyogyanya mendapat perhatian khusus karena menjadi penentu tingkat pertumbuhan fisik, kecerdasan dan produktivitas seseorang di masa depan,”papar Syahiran.

Ia melanjutkan, penanganan stunting perlu koordinasi antar sektor dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan seperti pemerintah pusat, daerah, nagari. Pasalnya, sektor kesehatan atau gizi spesifik hanya menyumbang 30 persen terhadap prevalensi stunting, sedangkan 70 persen lagi berasal dari aspek lainnya.

“Seperti praktek pengasuhan yang kurang baik, rendahnya ketahanan pangan, kurangnya akses kepada air bersih, akses terhadap layanan kesehatan,”jelas Syahiran.

Berdasarkan strategi Nasional percepatan pencegahan stunting periode 2018-2024, menetapkan bahwa sasaran prioritas intervensi stunting adalah ibu hamil dan anak berusia 0-23 bila  atau rumah tangga 1.000 PHK, ditambah anak usia 24-59 bulan, wanita usia subur dan remaja putri.

“Rembuk stunting merupakan suatu langkah penting yang dilakukan pemerintah daerah. Rembuk stunting secara khusus membahas rencana kerja aksi Konvergensi stunting pada tahun 2019 dan 2020 yang akan dimasukkan ke dalam RKPD, maupun Remaja OPD,”tegas Syahiran.

Diakhir sambutannya Syahiran berpesan, agar OPD memprioritaskan intervensi pada lokus dengan prevalensi stunting yang tinggi pada tahun 2020. OPD menyempurnakan data intervensi cakupan program sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.  Pemerintah nagari meningkatkan dukungan terhadap intervensi stunting melalui APB Nagari. (eym)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top