Film

Ini Dia Sederet Musisi Dalam Soundtrack Film ‘Imperfect : Karier, Cinta & Timbangan’

Ernest Prakasa bersama istri dan musisi yang mengisi soundtrack film Imperfect : Karier, Cinta & Timbangan'

Jakarta, Prokabar — Musik jadi salah satu bagian penting dalam sebuah film. Baik itu lagu maupun musik latar, keduanya membangun suasana atau mood dalam film. Mulai dari adegan sedih menjadi ceria, dari suasana tenang menjadi adegan mencekam. Semuanya itu bisa terbangun lewat musik.

Pentingnya unsur ini membuat Ernest Prakasa tidak main-main dalam memilih musisi untuk bekerja sama, mengisi lagu atau musik dalam filmnya.

Setelah The Overtunes, Jaz, hingga Isyana Sarasvati, kini Ernest menggaet Fiersa Besari untuk mengisi soundtrack ‘IMPERFECT: Karier, Cinta & Timbangan’ melalui sebuah lagu berjudul “Pelukku untuk Pelikmu” dan Audrey Tapiheru dengan lagunya berjudul “Cermin Hati”. Tidak hanya itu, Reza Rahadian yang memerankan Dika dalam film ini turut menyumbangkan suaranya lewat lagu “Sempurna/Tak Sempurna.”

Fiersa Besari saat rekaman lagu 'Pelukku untuk Pelikmu'

Fiersa Besari saat rekaman lagu ‘Pelukku untuk Pelikmu’

Lalu, apa alasan Ernest memilih Fiersa dan Audrey untuk mengisi soundtrack adaptasi buku ‘Self-Help’ karya sang istri, Meira Anastasia, ini?

“Saya pecinta karya-karya Fiersa Besari. Keistimewaannya terletak pada lirik-liriknya yang lugas, namun puitis. Sementara untuk Audrey, ia merupakan salah satu vokalis perempuan terbaik Indonesia. Kemampuannya dalam menyampaikan nyawa sebuah lagu sangatlah mengagumkan. Saya yakin, keterlibatan mereka dalam mengisi soundtrack film ini akan memberi warna tersendiri,” jelas Ernest.

Diajak bekerja sama oleh Ernest terasa bagaikan mimpi untuk Fiersa. “Bagi saya, Ernest Prakasa bukanlah sutradara yang bisa dianggap remeh. Film-filmnya mampu membekas di hati saya. Lucu, tapi juga ada momen nyess-nya. Makanya sewaktu dihubungi untuk mengisi soundtrack, kaget sekaligus senang. Apalagi, saya juga diberi kesempatan bekerja sama dengan Ifa yang waktu itu baru mendapat penghargaan atas karyanya di Keluarga Cemara,” jawab Fiersa.

Terbiasa dengan lirik-lirik puitis, Fiersa mengira bahwa lagu yang dibuatnya akan menghiasi adegan-adegan sendu, galau, dan sedih.

“Ternyata, saya “ditugaskan” membuat lagu yang memberi semangat kepada orang-orang yang mendengarnya. Ini benar-benar tantangan bagi saya. Lagu saya bercerita dari sudut pandang pasangan si karakter protagonis yang berusaha selalu mendukung dan melihat apa adanya,” ujar Fiersa menambahkan.

Audrey Tapiheru pun juga senang bisa terlibat dalam film ini setelah sebelumnya mengisi soundtrack ‘Cek Toko Sebelah” bersama Gamaliel dan Cantika dengan menyumbangkan lagu berjudul “Berlari Tanpa Kaki”.

Kini, ia menantang dirinya sendiri menyanyikan lagu balada secara solo yang berjudul “Cermin Hati” untuk mengisi soundtrack ‘IMPERFECT: Karier, Cinta & Timbangan’.

“Aku senang sekali bisa kerja dengan Kak Ernest untuk kedua kalinya dan yang pertama kali dengan Kak Ifa karena sangat terbuka dan penuh ide-ide. Yang pasti, aku tidak merasa di bawah tekanan. Pengerjaannya memakan waktu dua hari. Lagu pertama ditolak karena kurang lirih. Untunglah, lagu kedua diterima,” aku Audrey.

Audrey Tapiheru saat menyanyikan lagu 'Cermin Hati'

Audrey Tapiheru saat menyanyikan lagu ‘Cermin Hati’

Tidak hanya Fiersa dan Audrey, Ernest pun mempercayakan aransemen musik film ini kepada Ifa Fachir, yang sukses mengadu-aduk perasaan penonton lewat “Keluarga Cemara’ dan Dimas Wibisana.

“Film ini diberikan sentuhan musik yang mengambil referensi dari “feel good movies” dengan genre serupa (komedi romantis). Rasa yang ingin disampaikan secara garis besar adalah “feel good”, “hangat” dan “percaya diri”, tentunya dengan sentuhan lucu, tapi romantis dan menyenangkan,” pungkas Ifa. (beb)

Berani Komen Itu Baik
Tirto.ID
Loading...
To Top