Jakarta, Prokabar – Bagi penikmat musik khususnya genre folk (musik rakyat yang penuh dengan kesederhanaan), nama Jason Ranti sudah tak asing lagi. Pemilik album ‘Akibat Pergaulan Blues’ ini tengah ditantang kemampuannya di industri perfilman Indonesia.
Jason dipercaya memerankan sosok Pidi Baiq di film ‘Koboy Kampus’ produksi Enam Sembilan Production dan MNC Pictures. Ketika ditanya bagaimana pengalamannya menjadi sosok Pidi Baiq, Jason menjawab sekenanya.
“Oh itu sebenarnya itu nongkrong dikamerain. Nongkrong di kampus seni tapi di kamerain. Perasaannya begitu, nongkrong ada kamera, sudah begitu aja,” jawab Jason saat di acara peluncuran official trailer dan poster ‘Koboy Kampus’ di SCBD Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (4/7).

Bagi Jason tidak ada alasan ketika Pidi Baiq meminta dirinya memerankan peran utama di film yang akan tayang 25 Juli mendatang.
“Ini film pertama buat saya, yang ajak kan ayah (panggilan Pidi Baiq). Aduh ‘imam besar’ yang ngajak kan ngeri ‘penistaan’ jadi mau aja. Karena kalau bukan ayah mana mungkin saya mau,” jawab Jason sekenanya.
Kepada awak media, Jason mengisahkan tentang bagaimana saat ia ‘diteror’ orang kepercayaan Pidi Baiq untuk datang ke Bandung.
“Proses ngajaknya, ada WhatsApp masuk namanya om Jimi dibilang asisten ayah mukanya serem gitu kan. Tiba-tiba dia WhatsApp. Halo Jeje saya Jimmy, asisten dari imam besar Panasdalam ditunggu kehadirannya di Bandung. Aduh gimana ya, Pidi Baiq yang ngajak aduh, ya udah akhirnya ke Bandung,” kisah Jason.
Kali pertama bertemu dengan Pidi, Jason mengaku tidak bisa berkutik ketika ia ditunjuk memerankan pemeran utama. Bahkan butuh satu detik bagi Jason menerima tawaran Pidi Baiq.
“Hanya satu detik, karena dia itu kalau sudah itu ya itu. Ketemu gitu, langsung jadi beban juga. Ah jalani ajalah,” tambahnya.
Sebelum masuk proses syuting, Jason banyak ‘nongkrong’ bareng Pidi Baiq. Dari hasil selama dua Minggu di Bandung, Jason mempelajari gerak gerik seorang Pidi Baiq.
“Dibilang riset nggak juga karena kita cuma nongkrong ngobrol di markas Panasdalam. Lihat anak-anak Panasdalam itu seperti apa kesehariannya,” beber Jason.

Selama mengenal langsung Pidi Baiq, Jason menilai karakter yang diperankan itu termasuk sosok yang luat biasa.
“Dimata saya, ayah itu orang yang serius kita kan taunya dia suka bercanda. Tapi itu sebenarnya dia itu orang yang serius malah buat ‘Negara’ mungkin dianggap lucu nggak masuk akal tapi ada sikap yang serius dan ada pikiran yang mendalam,” puji Jason.
Selain itu Jason menyebut Pidi Baiq punya fikiran kreatif yang tidak semua mahasiswa pada jamannya melakukan hal yang sama.
“Pelajaran yang berharga, kalau ibaratnya beladiri dia itu jago banget nyerangnya. Dia nyerang tapi nggak frontal. Buat negara juga kan pemikiran serius banget,” pungkas Jason. (beb)
















