Budaya

Ini Dia Harapan Assosiasi Seni Rupa Di Sumatera Barat

Padang Panjang, Prokabar — Seminar nasional bertajuk “Cita Rasa : Seni Rupa di Era Pluralisme Estetik” besutan Galery Nasional bekerjasama dengan Institut Seni Indonesia Padang Panjang beberapa waktu lalu, menjadi banyak harapan bagi Seniman di Sumatera Barat.

Kegiatan yang berlangsung di lantai III Rektorat ISI Padang Panjang. Rektor Prof Novesar Jamarun menyembut baik Galery Nasional dengan digelarnya seminar penting tersebut di ISI Padang Panjang. “Tentu kami berharap ini bukan kerjasama terakhir yang terjalin antara kedua belah pihak. Semoga di masa depan akan semakin banyak kegiatan yang dapat kita gelar,”katanya.

Rektor juga berharap kepada para peserta untuk benar-benar menjadikan momentum ini sebagai ajang menggali lebih dalam pengetahuan seluk beluk estetika seni rupa, khususnya yang berkembang di Indonesia. Melalui seminar tersebut dapat melahirkan asosiasi seni rupa se Indonesia.

“Kita sangat membutuhkan asosiasi ini karena akan sangat berguna bagi upaya bersama membangun seni rupa kita. Selama ini kita masih terpisah-pisah, maka itu diperlukan sebuah wadah untuk saling bertukar ide dan pengalaman serta menggalang kekuatan yang lebih besar bagi pengembangan seni rupa kita,” katanya.

Sementara itu, Kepala Galery Nasional, Pustanto menjabarkan sejarah berdirinya galery Nasional. Setelah 20 tahun, kini gelary Nasional semakin berkembang dalam karya maupun kajian pengetahuan seni rupa itu sendiri.

“Seminar estetik ini adalah salah satu kegiatan unggulan kita. Kini telah memasuki pelaksanaan keempat setelah sebelumnya sukses dilaksanakan 3 kali diberbagai derah lainnya,” katanya.

Sebagai lembaga budaya negara bernaung Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Galeri Nasional kata Pustanto mengemban tugas dan fungsi yang cukup vital. Tugas dan fungsi tersebut antara lain menyelenggarakan pengkajian, pelaksanaan layanan edukasi, kemitraan, serta pendokumentasian dan publikasi di bidang seni rupa.

“Kami berharap seminar estetik kali ini dapat menjadi medai pengembangan wacana seni rupa melalui pertukaran gagasan, informasi, serta pengalaman dari berbagai pihak yang berdedikasi dan berkecimpung di bidang kesenian khususnya dalam dunia seni rupa,” tutup Pustanto. (rud)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top