Wisata

Ini Dia Event Unggulan Sumatra Barat di Tahun 2019

Jakarta, Prokabar – Pemerintah Provinsi Sumatra Barat promosikan Calender Of Event Sumatra Barat (CoE) 2019 di Balairung Soesilo Soedarman, Kementerian Pariwisata RI, Jakarta Rabu (14/8). Sebanyak 52 event unggulan dari 19 kabupaten dan kota se Sumatra Barat dikemas dari 3 evant besar dan merupakan bagian dari 100 Wonderful Event Kementerian RI 2019. Seperti Pasa Harau Art And Cultural Festival, Festival Pesona Budaya Minangkabau dan Tour De Singkarak.

Pasa Harau Art dan Culture Festival 2019 merupakan event ke 4 yang akan dilaksanakan tanggal 16 sampai 18 Agustus 2019. Dengan tema Harau The Beautiful Valley.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Nagari Harau Kecamatan Harau Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.

Festival Pesona Budaya Minangkabau dilaksanakan tanggal 4 sampai 8 Desember 2019 bertempat di Istano Pagaruyung, Lapangan Cindua Mato dan Gedung Maharajo Dirajo Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat.

Festival Pesona Budaya Minangkabau adalah event Budaya terbesar di Sumatera Barat. Digelar dalam rangka melestarikan nilai-nilai kebudayaan Minangkabau.

Sebanyak 16 atraksi budaya digelar selama pelaksanaan Festival Pesona Budaya Minangkabau 2019 tersebut.

Sedangkan Tour de Singkarak atau TdS, dilaksanakan pada tanggal 2 sampai 10 November 2019. Tahun ini merupakan pelaksanaan TdS yang ke 11 dengan tema Connecting Sumatera.

Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya mengatakan agar Sumbar meningkatkan event dengan kalender wisatanya.

“Setiap bulan ada empat event pariwisata yang berlangsung di Sumbar. Banyak event ini menunjukan keseriusan para pemimpin daerah termasuk gubernur, walikota ataupun Bupati di Sumbar dalam memajukan pariwisata. 50 persen keberhasilan pariwisata di daerah ditentukan oleh CEO Commitment,” terangnya saat Launcing Calender Of Event Sumatra Barat 2019.

Gubernur Sumatra Barat, Irwan Prayitno mengatakan sejak giatnya promosi, pendapatan perkapita Sumbar semakin meningkat.

“Orientasi pariwisata pasti meningkatkan kunjungan wisnus dan wisman. Bahkan drastis mengurangi angka kemiskinan dan pengamgguran. Hal ini dikarenakan melalui promosi yang luar biasa Kemenpar. Walau wisata bagus tanpa promosi rasanya percuma dan tidak ada dampaknya,” ungkap Gubernur Sumbar.

Ia menambahkan 2019 ini Sumbar menargetkan pertumbuhan kunjungan wisman sebesar 7,5 persen. “Tahun lalu kunjungan wisman sebanyak 54.369 orang. Di tahun 2019 ini ditargetkan 58.447 orang wisman ke Sumbar,” pungkasnya. (rud)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top