Ini Cara Puskesmas Andalas Tekan Angka DBD

Penulis -

Kamis, 22 November 2018 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Melalui inovasi serdadu dan bundo (Serbu) DBD, Puskesmas Andalas, Kota Padang berupaya menekan penyakit demam berdarah dengue (DBD). 

Kepala Puskesmas Andalas, dr Mela Ariyati, menyebutkan, program Serbu DBD sudah ada sejak 2017. Berkaca dari pengalaman kasus DBD didominasi oleh anak-anak. Program tersebut bertujuan untuk menurunkan angka demam berdarah. Target penyuluhan pun yakni murid SD dan bundo. 

Melalui  program Serbu DBD, pihak puskesmas memberi pemahaman dan sosialisasi pada murid SD dan Bundo (ibu) untuk lebih peduli pada kesehatan dan bahaya DBD.

Baca Juga :  Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027

Melalui inovasi itu, membantu penurunan kasus DBD di  Kecamatan Padang Timur. Khususnya, Sawahan Timur. Dari 6 kasus di tahun sebelumnya sekarang menjadi 2 kasus. Di Jati dari 23 kasus menjadi 4 kasus. 

“Artinya program tersebut efisien menurukan angka DBD terutama pada anak,” ucap Mela, Kamis (22/11) di Padang. 

Mela menjelaskan, 30 persen kasus DBD di Kecamatan Padang Timur berada di usia sekolah dasar (SD). Apalagi, jumlah SD di Padang Timur cukup banyak. Untuk pemilihan bundo ini, sebut Mela,  karena orang terdekat yang selalu ada di rumah dan mengerti terhadap kebersihan rumah, sehingga dapat mempermudah petugas kesehatan dalam memperluas pemahaman terhadap bahaya DBD.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Ia menyebutkan sebanyak lima petugas dari program kesehatan (promkes), kesehatan lingkungan (kesling), surveilance, DBD, serta pembina wilayah dilibatkan dalam kegiatan tersebut. 

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Masing-masingnya memiliki tugas dan tanggung jawab. Promkes bertugas mengajarkan anak-anak dan bundo cara penyuluhan DBD. Kesling memastikan anak-anak dan bundo menjaga kebersihan lingkungan.

Surveilance bertugas melatih dan menumbuhkan jiwa peduli dan waspada terhadap ancaman penyakit yang ada. Melatih melihat jentik dan memberikan pengetahuan tentang pemberantasan sarang nyamuk.

Sementara, pembina wilayah sebagai penanggung jawab program di tingkat kelurahan yang akan melakukan evaluasi dan monitoring berkala. (hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027
Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB