Trending | News | Daerah | Covid-19

Musik

Indonesia Music Movement (IMM) 2021 : RHYTM SEA Music Festival, Gerakan Baru Industri Musik Global

Dibaca : 148

Jakarta, Prokabar – Sudah saatnya industri musik nasional jadi tuan rumah di negeri sendiri. Lebih dikenal dan dinikmati oleh masyarakat bahkan disukai hingga ke luar negeri.

Inilah yang menjadi visi pengembangan ekosistem industri musik nasional yang digagas Indonesia Music Movement (IMM) 2021 dalam webinar belum lama ini.

Mengangkat tema ‘Merajut Karya Cipta Anak Bangsa’, hadir sebagai pembicara Dr Hari Sungkari (Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf RI), Drs Helmi Fauzi (mantan Dubes Indonesia untuk Mesir), penggagas IMM 2021, Harry Murti, Harry Koko Santoso, Ajo Zein serta dua musisi, Barry Likumahuwa dan Yuke Sampurna.

Kepada awak media, pencetus IMM 2021 akan menggelar festival musik antar negara Asia Tenggara (SEA). Bernama RHYTM SEA MUSIC FESTIVAL, diharapkan menjadi gerakan baru dalam industri musik global.

“Harapannya grup band (khususnya Indonesia) jadi suatu unit layaknya ‘startup’ atau UMKM di bidang musik,” jelas Harry Koko membuka perbincangan.

Sejalan dengan kegiatannya nanti, IMM 2021 sekaligus menyusun pendataan seluruh musisi dari Sabang sampai Merauke, Miangas hingga Pulau Rote.

“Acara nanti sekaligus pendataan seluruh musisi yang berada di pelosok daerah untuk ikut bergabung. Tidak hanya sebagai penyanyi nya saja melainkan seluruh stake holder yang membantu melahirkan karya,” ungkap pria yang akrab disapa Koko ini.

Sementara itu, Ajo Zein menambahkan misi dari festival ini untuk mendatangkan devisa bagi negara. Misi inilah yang kemudian mengharapkan kontibusi pemerintah dalam mensukseskan festival suatu hari nanti.

“Misi roadmap membuat industri musik nasional sebagai salah satu kontributor devisa nasional. Menjadikan para pelaku industri seni musik menjadi suatu profesi yang bermartabat/bergengsi. Membuat model ekosistem industri musik nasional sebagai suatu sistem ‘supply chain value chain’ yang ter-integrasi secara professional,” ujar Ajo menambahkan.

Mewakili pemerintah, Dr Hari Sungkari mengapresiasi tujuan IMM 2021 yang peduli pada pelaku industri musik Tanah Air.

“Kita akan susun pendataan siapa saja dibalik kesuksesan sebuah karya. Tidak hanya penyanyinya saja tapi orang-orang yang ikut berproses seperti dapur rekaman, produksi hingga pemasarannya pun nantinya mendapat perhatian,” terangnya.

“Dari pendataan nanti, standar penghasilan di setiap devisi sebuah karya ini berhak mendapat royalti. Tentu saja kebanggan bagi mereka yang telah menyukseskan sebuah karya,” pungkasnya. (beb)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top