Jakarta, prokabar – Setelah memutuskan untuk menghentikan sementara penyelenggaraan Liga 1 terkait Tragedi Kanjuruhan, Kompetisi Liga 2 juga dipastikan bernasib sama.
Hal itu ditegaskan oleh Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, yang mengatakan pihaknya bersama PT Liga Indonesia Baru (LIB) sepakat untuk menghentikan kedua liga tersebut.
“PSSI dan PT LIB menunda gelaran lanjutan Liga 1 dan Liga 2 itu selama satu pekan, tetapi tetap juga menunggu hasil keputusan dari pihak pemerintah,” kata Yunus, Senin (3/10).
“Kalau pun juga memang harus diperpanjang untuk penundaannya, kami semua menyerahkan kepada pihak pemerintah untuk penundaan tersebut,” lanjutnya.
Seperti diketahui, PSSI sebelumnya menegaskan bahwa mengenai kompetisi hanya Liga 1 yang dihentikan untuk sementara. Sedangkan kompetisi lain, seperti Liga 2 dan Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 dipastikan tetap jalan.
Keputusan itu diambil PSSI usai Tragedi Kanjuruhan. Setelah sebanyak 125 orang menjadi korban jiwa atas kerusuhan suporter. Di mana tragedi terjadi usai laga Arema vs Persebaya yang berakhir 2-3 untuk kekalahan Singo Edan.
PT. LIB juga sudah menyurati manajemen klub-klub Liga 2 perihal penghentian sementara kompetisi. Surat tertanggal 3 Oktober itu memuat pemberitahuan tentang kompetisi Liga 2 yang ditunda selama dua pekan.

Namun, CEO Semen Padang FC, Win Bernadino sudah mencoba untuk menghubungi PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk memastikan hal tersebut. Namun, hingga saat ini belum mendapatkan jawaban.
“Informasinya dari sejumlah media Nasional, Liga 2 juga ikut dibatalkan. Namun, sampai saat ini kita belum menerima surat tersebut dari PT LIB,” sebut Win, seperti diwartakan radar sumbar.
Ditambahkannya, usai kejadian yang mengerikan tersebut, Semen Padang FC yang akan menggelar laga kandang pada 6 Oktober 2022 juga sudah melakukan persiapan jelang laga, salah satunya koordinasi dengan Dit Intelkam Polda Sumbar dan PSSI Asprov Sumbar.
“Kita diskusi tentang kelanjutan kompetisi ke depan setelah kejadian memilukan itu. Kita semua berduka, tapi kita juga tetap berharap bisa menggelar pertandingan di Liga 2 ini,” tuturnya.
Selain itu, kata Win, manajemen Semen Padang FC juga berharap banyak laga akan dilakoni, jika memang tidak jadi dibatalkan, tetap pakai penonton. Tapi, kalau ditunda, banyak hal yang diselesaikan.
“Sejauh ini kita masih memantau perkembangan. Semen Padang FC akan ikut apapun arahan dari PSSI dan pemerintah,” tutupnya, (*)
















