IKAMAHI Manfaatkan Bangunan Terbengkalai, Sukseskan Lomba Mewarnai TK dan PAUD

Penulis -

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Matur, Prokabar.com – Setelah sukses menggelar kegiatan Silaturahmi Akbar Ranah jo Rantau Rang Matua Hilia 2026, Ikatan Keluarga Matua Hilia (IKAMAHI) melanjutkan langkah nyata dengan memanfaatkan bangunan terbengkalai menjadi fasilitas publik.

Bangunan Los Dagiang, salah satu gedung pasar tertua di Pasar Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Bangunan yang telah ada sejak masa pemerintahan kolonial Belanda. Namun, seiring menurunnya aktivitas pasar tradisional, bangunan ini terbengkalai dan dalam kondisi memprihatinkan. Tidak terperhatikan dan penuh sampah, kotor serta mengalami kerusakan di berbagai bagian.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Melihat kondisi tersebut, IKAMAHI berinisiatif menghidupkan kembali fungsi bangunan melalui pemanfaatan ulang. Setelah melalui diskusi bersama tokoh masyarakat Matua Hilia, Niniak Mamak, serta Wali Nagari Matua Hilia, sepakat bangunan eks Los Dagiang tersebut menjadi Gedung Serba Guna IKAMAHI.

Pemanfaatan gedung ini nantinya untuk berbagai kegiatan masyarakat Matua Hilia, termasuk aktivitas sosial, budaya, dan pendidikan. “Dengan harapan, jika gedung ini bersih dan tertata dengan baik, maka Pasar Matur secara keseluruhan juga akan ikut menjadi lebih bersih dan hidup kembali,” ujar Berry, Ketua Umum IKAMAHI.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Proses pembersihan dan renovasi telah berlangsung setelah Idulfitri lalu. melalui kegiatan gotong royong yang melibatkan masyarakat Matua Hilia bersama unsur TNI. Tidak hanya bangunan, area Pasar Matur secara umum juga turut dibersihkan dalam kegiatan tersebut.

Sebagai langkah awal pemanfaatan, pada Kamis, 30 April 2026, Gedung Serba Guna IKAMAHI akan digunakan untuk kegiatan Lomba Mewarnai tingkat TK dan PAUD se-Kecamatan Matur.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

IKAMAHI menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, baik masyarakat di kampung halaman maupun perantau, termasuk TNI dan para donatur. Dukungan tersebut menjadi kunci dalam upaya perbaikan dan pemanfaatan kembali bangunan ini.

Diharapkan, kehadiran Gedung Serba Guna IKAMAHI dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta menjadi pemicu kebangkitan kembali aktivitas di Pasar Matur. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027
Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB