HUT Kelabu di Tengah Pandemi, 90 Tahun Lalu PSSI Berdiri untuk Melawan Penjajahan

Penulis -

Minggu, 19 April 2020 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) berulang tahun ke -90 pada hari ini, Minggu (19/4). Organisasi yang digagas oleh Ir. Soeratin Sosrosoegondo pada 90 tahun silam di Yogyakarta itu telah melalui banyak hal hingga sekarang.

Tapi tahun ini, hari jadi lembaga sepakbola Indonesia itu berlangsung dalam suasana kelabu akibat virus Corona atau Covid-19. Sepakbola Indonesia, seperti juga di negara-negara lain, sekarang sedang mati suri.

Semua kegiatan kompetisi dihentikan, para pelaku sepakbola sedang dalam masa sulit, karena tak ada kegiatan. Tak ada kegiatan, berarti mereka harus berjuang di sektor lain untuk pemenuhan ekonomi keluarga.

Jika dinapaktilasi, PSSI didirikan sebagai salah satu bentuk perlawanan terhadap penjajahan Belanda. Di dalam PSSI tergbung organisasi-organisasi sepakbola yang mayoritas dihuni pribumi. Sekira tiga tahun sebelum PSSI berdiri, Belanda telah memiliki Nederlandsch Indische Voetbal Bond (NIVB) yang merupakan organisasi sepakbola Hindia Belanda. NIVB kemudian berganti nama Nederlandsch Indische Voetbal Unie (NIVU) pada 1929.

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Selain keberadaan PSSI dan NIVU, pada medio 1930-an ada juga organisasi sepakbola Tionghoa yang diberi nama Hwa Nan Voetbal Bond (HNVB). Ketika itu, sepakbola di Tanah Air mulai menggeliat dengan adanya tiga organiasasi sepakbola besar berdasarkan suku bangsa tersebut.

Pada 1938, Indonesia lolos ke Piala Dunia dan itu menciptakan ketegangan antara NIVU dengan PSSI. Soeratin sebagai ketua pertama mau pemain PSSI yang dikirim ke Piala Dunia 1938, tetapi itu tidak terwujud. Para pemain yang dikirim ke Piala Dunia 1938 ada di bawah naungan NIVU yang diakui FIFA. Indonesia pun jadi negara Asia pertama yang tampil di Piala Dunia pada 1938, tetapi dengan nama Hindia Belanda.

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Saat Jepang masuk menggantikan Belanda untuk menjajah Indonesia pada 1942, sepakbola Tanah Air mengalami mati suri. Setiap organisasi sepakbola masuk ke Tai Iku Koi bentukan Jepang yang lebih berfokus pada senam. Setelah Indonesia merdeka pada 1945, sepakbola perlahan-lahan mulai bergeliat lagi.

PSSI bergabung ke FIFA (Federasi Sepakbola Dunia) pada 1952 dan dua tahun setelahnya menjadi anggota AFC (Federasi Sepakbola Asia). Sejauh ini berkat bantuan dari PSSI, sejumlah pencapaian dicetak prestasi Tim Nasional Indonesia di segala kelompok umur.

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Tercatat, Timnas Indonesia pernah dua kali merebut medali emas SEA Games (1987 dan 1991), meraih medali perunggu Asian Games 1958 Jepang dan tercatat empat kali menembus putaran final Piala Asia. Tentu yang paling istimewa adalah keberhasilan lolos ke perempatfinal Olimpiade Melbourne 1956.

Sementara di level junior, Tim Nasional Indonesia pernah menjadi yang terbaik di Piala AFF U-19 (2013) dan U-16 (2018). Sekarang harapannya, prestasi persepakbolaan Tanah Air semakin maju di bawah arahan ketua umum PSSI, Mochamad Iriawan.(mht)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar
Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda
Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen
Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda
Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!
Prediksi Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja Malam Ini; Rizky Ridho Kapten, Profesor Haye akan jadi Jendral Lapangan Tengah
Malam Ini, Timnas Indonesia Vs Kamboja di Piala AFF 2026: Tidak Ada Cerita Imbang, Apalagi Kalah!
Ditargetkan Juara, Inilah 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026
Tag :

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:31 WIB

Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:33 WIB

Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:01 WIB

Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB