Hindari Informasi ‘Hoax’, Pemerintah Ingatkan Peran Orang Tua Terus Dampingi Anak-Anak di Era Digital

Penulis -

Senin, 23 Juli 2018 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Pemerintah melalui Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengatakan, bahwa era digital tidak bisa dihindari, dan karenanya anak-anak juga harus dikenalkan dengan dunia tersebut.

Namun demikian, Seskab mengingatkan peran orang tua untuk terus mendampingi anak-anak yang dalam masa pertumbuhan agar terhindar dari informasi-informasi yang bersifat hoax (bohong).

“Harus ada pengawasan dari orang tua, karena begitu menyebarnya informasi di dalam era digital ini maka yang namanya hoax, ketidaksiapan kita untuk menerima informasi seringkali itu juga menjadi persoalan,” kata Pramono Anung dalam wawancara menyambut Hari Anak Nasional Indonesia (HANI) 2018 yang jatuh pada 23 Juli ini, di ruang kerjanya, Jakarta.

Seskab menunjuk contoh, sekarang ini banyak anak-anak karena lebih banyak menghabiskan waktunya dengan gadget-nya sehingga dia tidak bersosialisasi dengan temannya. Menurut Seskab, ini juga menjadi hal yang harus dipikirkan.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Walaupun era digital tidak bisa dihindari, Seskab mengingatkan bahwa pentingnya bersosialisasi dengan kawannya, bermain,  dan juga anak-anak yang tumbuh dan berkembang tidak hanya sekadar pelajarannya saja yang saat ini dinilai terlalu berlebihan.

Untuk itulah, lanjut Seskab, Presiden telah memerintahkan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) untuk mengurangi beban (pelajaran, red) itu.

“(Sehingga, red) Anak-anak masih bisa bermain, main tradisional, anak-anak mengerti era digital, dan tidak kehilangan kebahagiaan, kesenangannya ketika kecil, karena ketika kecil itu anak-anak harus gembira, jangan sampai nggak gembira,” tegas Seskab seraya menambahkan, begitu anak-anak sudah menghadapai  masa dewasa, beban yang makin berat nantinya akan berbeda.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

“Jadi sekali lagi teknologi itu dimanfaatkan, jangan kemudian teknologi menjadi beban,” sambung Seskab.

Tahu ‘Basic Need’

Mengenai pengalaman dalam mendampingi anak-anaknya sendiri, Seskab Pramono Anung mengemukakan, bahwa anaknya sudah tumbuh di era digital, era milenial, dan dirinya termasuk yang kemudian mencoba masuk di dalam pemikiran anak-anak.

“Ternyata memang orang tua harus tahu apa yang menjadi basic need dari anak-anak tersebut, sebab kalau tidak, cara berpikir anak dan orang tua ini karena perkembangan teknologi bisa sangat berbeda,” ungkap Seskab.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Maka untuk itu, Seskab mengaku  membiarkan kepada anak-anaknya untuk mengerti digital, tetapi memberikan rambu-rambu mana yang boleh, mana yang tidak boleh. Hal ini, lanjut Seskab, karena dalam era digital ini, sangat gampang dengan tangan, pencet-pencet saja sudah bisa lihat apa saja, yang mungkin belum waktunya dilihat oleh anak-anak kita.

Itulah, menurut Seskab, yang ia  sebut dengan memberikan rambu-rambu kepada anak-anak.

“Tetapi sekali lagi, orang tua harus memberikan kepercayaan kepada anak kita, tidak hanya melarang tetapi juga mengarahkan, mengawasi.  Bahkan dalam hal tertentu juga harus bisa memberikan solusi. Karena anak kita dengan diri kita itu sudah sangat berbeda,” tutur Seskab. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB