Hati-hati, Macet Saat Mudik Bisa Picu Hipertensi

Penulis -

Senin, 20 Mei 2019 - 07:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Untuk menyambut Lebaran 2019, masyarakat akan mudik ke kampung halaman demi bertemu sanak keluarga. Segala persiapan pun akan dilakukan. Nah, bagi pemudik yang pulang kampung melalui jalur darat dan menggunakan kendaraan pribadi atau bis, macet adalah masalah yang selalu dihadapi dari tahun ke tahun.

Belasan bahkan puluhan jam berhadapan dengan kemacetan mampu membuat seseorang stres. Apakah stres karena kemacetan dalam perjalanan mudik bisa menyebabkan kenaikan tekanan darah?

Disampaikan Ketua Indonesian Society of Hypertension (InaSH), dr Tunggul D. Situmorang SpPD-KGH, stres karena macet memang bisa menyebabkan kenaikan tekanan darah, namun bersifat sementara.

Untuk itu, dia mengimbau agar pemudik alias mudikers yang memiliki riwayat hipertensi untuk selalu menyediakan obat anti hipertensi selama perjalanan. “Mudik itu saya kira kalau sudah hipertensi, obat anti hipertensi harus dimakan. Umumnya tipe “long acting” atau sekali makan.”

“Kemudian di dalam perjalanan, tentu cukup minum dan tidak banyak konsumsi garam. Di rest area, semua hidangan berjenis fast food. Itu garam cukup tinggi. Kalau bisa dihindari,” ujar dr Tunggul.

Sementara itu, dalam kesempatan lain, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah RS MMC Jakarta, Rossana Barack, juga mengimbau agar pemudik tidak memforsir diri dalam perjalanan. Beristirahat setiap tiga jam sekali penting untuk dilakukan, agar tetap fit selama mudik menuju kampung halaman.

“Kalau mau mudik tentu sudah tahu apa yang akan dihadapi. Apalagi macet sudah selalu terjadi selama mudik. Kalau capek, ya istirahat. Jika perlu cek tekanan darah selama mudik, di pos-pos kesehatan biasanya disediakan,” ujar dokter yang akrab disapa Nako ini dalam temu media beberapa waktu lalu.

Sedangkan bagi pemudik dengan riwayat memiliki hipertensi, ia mengimbau untuk membawa obat dan tetap menjalani aturan minum secara teratur demi menjaga tekanan darah tetap normal. Begitu pun dengan persediaan obat, dipastikan cukup hingga waktu pulang menuju tempat tinggalnya setelah Lebaran.

“Obat dibawa dan diminum sesuai aturan. Istirahat yang cukup, intinya jangan memforsir diri meski sedang mudik,” imbuhnya.

Hal ini harus dipatuhi penderita hipertensi, karena jika tekanan darah meningkat drastis, dikhawatirkan berbagai risiko penyakit akan timbul mulai dari serangan jantung hingga stroke. “Kalau naiknya tiba-tiba maka akan berakibat fatal ke otak dan memicu stroke,” pungkasnya. Demikian suara.com. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Deteksi AFib Untuk Mencegah Stroke Lebih Mudah Dengan OMRON Complete
Anggota DPR RI Ingatkan Masyarakat untuk Cerdas Mengkonsumsi Produk
Aurelius Hospital Negeri Sembilan: Destinasi Wisata Medis Terbaik di Malaysia dengan Layanan Kelas Dunia
Ade Rezki Pratama Dorong Penggunaan Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan Produksi Dalam Negeri
Ini Kelebihan Pembalut Organik untuk Kulit dan Kesehatan Reproduksi Wanita
XL Axiata dan Komunitas Jurnalis Gelar Donor Darah untuk Anak-Anak Penderita Kanker
XL Axiata Salurkan Bantuan untuk Korban Kabut Asap di Kalsel
Upaya Ade Rezki Pratama Tekan Angka Stunting di Limapuluh Kota 
Tag :

Berita Terkait

Senin, 21 Oktober 2024 - 10:17 WIB

Deteksi AFib Untuk Mencegah Stroke Lebih Mudah Dengan OMRON Complete

Minggu, 11 Agustus 2024 - 21:19 WIB

Anggota DPR RI Ingatkan Masyarakat untuk Cerdas Mengkonsumsi Produk

Minggu, 21 Juli 2024 - 22:18 WIB

Aurelius Hospital Negeri Sembilan: Destinasi Wisata Medis Terbaik di Malaysia dengan Layanan Kelas Dunia

Rabu, 13 Desember 2023 - 22:50 WIB

Ade Rezki Pratama Dorong Penggunaan Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan Produksi Dalam Negeri

Rabu, 29 November 2023 - 17:26 WIB

Ini Kelebihan Pembalut Organik untuk Kulit dan Kesehatan Reproduksi Wanita

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB