Trending | News | Daerah | Covid-19

Lifestyle

Hari Ini, Top 12 Miss Global Indonesia Jalani Masa Karantina

Dibaca : 142

Jakarta, Prokabar — Bertempat di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Top 12 Miss Global Indonesia jalani masa karantina. Jelang malam pemilihan 16 September di Ciputra Artpreneur, penilaian dari tim juri akan berlangsung mulai hari ini, Rabu (9/9).

“Kriteria penilaian dimulai hari ini dalam masa karantina. Top 12 mulai berlomba dari nol. Juri akan mengamati keseharian mereka termasuk karakter dan performa masing-masing finalis,” jelas Dr Teguh Tanuwidjaja, M.Biomed (AAM) sebagai advisory board / pembina PT. Mahakarya Duta Pesona.

“Kelebihan, kecerdasan, keterampilan dan sosialiasi mereka juga dinilai. Nantinya skor selama karantina akan dikombinasikan ketika grand final di panggung besar,” tambahnya lagi.

Selaku Liscense Holder dari Miss Global Indonesia 2020, PT Mahakarya Duta Pesona Indonesia untuk pertama kalinya menyelenggarakan acara secara Hybrid yaitu perpaduan antara online dan offline sistem.

“Proses seleksi peserta Miss Global Indonesia 2020 diselenggarakan secara virtual dari berbagai Propinsi di seluruh Indoensia dan diikuti oleh 67 orang peserta yang kemudian dipilih 12 orang finalis,” jelas Teguh.

Selanjutnya Miss Global Indonesia terpilih nantinya akan mewakili Indonesia di kancah internasional. Beauty Pageant International Miss Global 2020 rencananya akan diselenggarakan di Tanah Air, September 2021.

“Diikuti oleh 80 negara di dunia, PT Mahakarya telah berhasil memperjuangkan penyelenggaraan event International ini di Tanah Air,” bangganya.

Selain informasi yang disampaikan, Top 12 Miss Global Indonesia 2020 dihadirkan dihadapan awak media. Mereka adalah perempuan yang berhasil mewakili daerahnya dan siap menuju ajang grand final.

Seperti, Amalia Tambunan (Sumatera Utara 1) Desy Asnawati (Kalimantan Barat 1), Lizzy Audrey (Jawa Barat 1), Mahdika Wijiya (Sumatera Utara 2), Monica Florence (Jawa Barat 2), Nurmalasari (DKI Jakarta 1), Dyah Ayudya (Jawa Timur), Oktavia Efendi (Jawa Barat 3), Olivia Aten (DKI Jakarta 2), Shania (D.I.Yogyakarta), Indah Rahmadani (Kalimantan Barat 2) dan Amel Barack (Kalimantan Timur).

Ketika ditanya tentang bagaimana menyelenggarakan acara di tengah masa pandemi covid-19, Teguh menjelaskan bila pihaknya mengutamakan pencegahan.

“Kita harus memastikan setiap manusia yang bergabung dalam gedung penyengegaraan harus 99,99 % bebas dari covid. Serangkaian pemeriksaan seperti, SWAB PCR test oleh RSAU Dr Esnawan, rapid tes oleh tim medis Teta Clinic dan pemeriksaan vital sign,” sebutnya.

Selain itu, pihak penyelenggara dan tamu undangan yang hadir dipastikan mematuhi protokol kesehatan. Seperti mengenakan masker, face shield dan mencuci tangan.

“Dari keamanan gedung juga sangat diperhatikan. Yaitu enam jam sebelum acara berlangsung akan diterangi oleh lampu UV dan disterilkan dengan desinfektan,” tambahnya lagi. (beb)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top