Hanya Tinggal 240 Jam, Eduardo Almeida tak Punya Waktu yang Mewah

Penulis -

Kamis, 5 Maret 2020 - 22:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tidaklah terlalu mengejutkan kalau Semen Padang FC kalah dari Persis Solo dalam ujicoba di Stadion Manahan, Kamis Sore. Cuma, saya agak kaget sedikit dengan skor akhir. Empat gol tanpa balas, sepertinya terlalu banyak. Skor yang membuat nama besar semen Padang, plus label eks tim Liga 1 agak tercederai.

Tapi sudahlah, itu hanya sebuah ujicoba yang dimana-mana tujuan utamanya adalah mencari bahan untuk analisis, evaluasi, atau koreksi atas kekurangan-kekurangan yang masih terlihat dalam tim.

Sejak tim Semen Padang mulai berkumpul 8 Februari, hal yang selalu saya khawatirkan, bahkan membuat saya agak “nyinyir” menulis di media adalah soal singkatnya waktu persiapan dan pelatih harus berpacu dengan waktu. Apalagi tim dibebani target maksimal juara Liga 2, yang artinya lolos ke Liga 1 2021.

Karenanya saya masih percaya, bahwa persiapan adalah salah satu kunci yang menentukan sukses tidaknya sebuah tim dalam kompetisi. Persiapan yang matang setidaknya 50 persen jadi faktor penunjang keberhasilan di kompetisi. Proses tidak akan mengkhianti hasil.

Ketika pemain-pemain kaliber M. Nur Iskandar, Gilang Ginarsa, Ahmad Maulana, Ricky Ohorella, Johanis Tjoe, Vendry Mofu, Johan Yoga, dan lain-lainnya eks Liga 1 merapat ke Indarung, para pecinta Semen Padang seperti langsung terbius virus optimis.

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Mereka yakin, dengan materi pemain seperti itu bukan mimpi yang terlalu tinggi bisa kembali ke Liga 1. Memang dibandingkan skuad-skuad tim pesaing Kabau Sirah di Wilayah barat yang saya pantau dari berbagai media, layak disebut skuad Semen Padang salah satu yang paling mentereng.

Cuma, masalahnya tak sesederhana itu. Pelajaran digebuk Persis Solo telah menjawab semuanya. Bahwa nama populer, skuad mentereng, ditambah pula pelatih bule sehebat Eduardo Almeida sebagai sutradara, tetap membutuhkan sebuah proses dan adaptasi melalui sebuah tahapan persiapan pramusim yang memadai.

Kalau diperbandingkan persiapan kedua tim, Persis Solo sudah memulai latihan perdana menyongsong Liga 2 2020 sejak 20 November 2019. sementara, Semen Padang baru berkumpul 8 Februari 2020. Dua bulan lebih perbedaannya rentang waktu persiapan kedua tim.

Bandingkan pula progres persiapan kedua tim, Persis Solo sudah masuk tahap siap tempur berkompetisi. Bahkan ujicoba mereka mereka sudah selesai menjajal tim-tim Liga 1. Artinya, ujicoba melawan Semen Padang statusnya adalah, Persis Solo sudah menurunkan lagi level lawan uji tandingnya menjadi tim selevel. Mereka menang besar, itu sebuah sinyal mereka sudah sangat siap berkompetisi baik secara teknis maupun mentalitas. .

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Semen Padang? jika menyimak ucapan Almeida bahwa timnya sedang berproses, dan masih banyak sisi yang perlu dibenahi, itu benar adanya. Karena memang timnya belum teruji ketika baru berujicoba dengan tim seperti Rajawali FC, UNY, PPSM Magelang, plus Badak Lampung yang senasib.

Makanya ketika berhadapan dengan Persis Solo yang ibaratnya sudah pasang kuda-kuda tempur berkompetisi, maka sisi persiapan tim menjadi faktor pembeda hasil akhir pertandingan.

Sekarang, hitung mundur menuju kick off Liga 2 hanya tinggal 10 hari lagi. Apa yang akan dilakukan Almeida dalam waktu singkat? Pria 42 tahun itu hanya punya waktu 240 jam lagi untuk menggenjot dan membuat timnya siap tempur. Bukan waktu yang mewah bagi Pria Lisabon itu.

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Tidak hanya itu, jika draft jadwal Liga 2 tak berubah, maka Semen Padang akan memulai perjalanannya di Liga 2 dengan dua pertandingan away beruntun, melawan PSPS Riau dan PSMS Medan. Tentunya bukan hal yang mudah mengawali kompetisi di kandang lawan.

Pada titik ini, seorang Eduardo Almeida akan benar-benar diuji kapabilitas dan kompetensinya sebagai seorang pelatih. Untungnya, pria yang satu ini tetap tenang, cool, dan optimis dia akan bisa membuat timnya kompetitif di kompetisi Liga nanti. Bahkan dia tak peduli ada perubahan regulasi soal tahapan menuju Liga 1. “Tidak masalah, regulasi tetap regulasi, itu lebih fair.”ujarnya santai usai timnya digebuk Persis Solo.

Walau begitu, dia juga harus dibantu manajemen tim yang sigap, tangkas, profesional, dan bisa memastikan Semen Padang benar-benar siap juga berkompetisi dari sisi non teknis. Misalnya soal administrasi tim yang berkaitan dengan regulator Liga, atau hak-hak pemain sudah clear.

Selamat berkompetisi, Kabau Sirah. (mht)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar
Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda
Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen
Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda
Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!
Prediksi Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja Malam Ini; Rizky Ridho Kapten, Profesor Haye akan jadi Jendral Lapangan Tengah
Malam Ini, Timnas Indonesia Vs Kamboja di Piala AFF 2026: Tidak Ada Cerita Imbang, Apalagi Kalah!
Ditargetkan Juara, Inilah 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:31 WIB

Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:33 WIB

Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:01 WIB

Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB